SuaraKalbar.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) mulai melakukan pemberian vaksin COVID-19 kepada ibu hamil di 4 Kecamatan, meliputi Sungai Ambawang, Sungai Raya, Sungai Kakap dan Kecamatan Rasau Jaya dengan menargetkan 12.000 ibu hamil yang divaksinasi.
Vaksinasi ibu hamil dan menyusui ini sangat diperlukan untuk perlindungan bagi ibu, anak dalam kandungan, balita, keluarganya dan masyarakat.
"Kami menargetkan 12 ribu ibu hamil yang ada di kabupaten ini harus menerima vaksin COVID-19, karena saat ini vaksinasi sudah bisa diberikan kepada ibu hamil dengan usia kandungan 4 sampai 8 bulan, termasuk juga bagi ibu yang sedang menyusui," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Marijan di Sungai Raya, Rabu.
Untuk tahap pertama ini, katanya. sebanyak 400 ibu hamil yang diberikan vaksinasi yang tersebar di Sungai Ambawang yang merupakan tempat diluncurkannya vaksinasi bagi ibu hamil, kemudian Sungai Raya, Sungai Kakap dan Rasau Jaya.
Marijan mengharapkan kepada semua ibu hamil untuk segera mendapatkan informasi terkait pelaksanaan vaksinasi dosis pertama, kalau ibu hamil itu memahami akan kebutuhuan vaksinasi untuk memberikan kekebalan kepada dirinya dan anak dalam kandungannya, tentunya mereka akan datang.
"Karena dengan diberikannya vaksinasi COVID-19 kepada ibu hamil itu, akan mengurangi angka kematian bagi ibu hamil maupun yang menyusui. Vaksinasi ibu hamil dan menyusui ini kita lakukan, karena kita berusaha untuk mengurangi angka kematian Ibu dan Balita (AKI-AKB) di kabupaten ini," tuturnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, selain Puskesmas Sungai Ambawang, hari ini terdapat 10 Puskesmas lainnya secara serentak menggelar vaksinasi massal melalui sebaran vaksinasi di desa-desa di antaranya Puskesmas Batu Ampar Kecamatan Batu Ampar dengan sasaran 150 orang, Puskesmas Punggur Kecamatan Sungai Kakap 150 orang, Puskesmas Sungai Rengas Kecamatan Sungai Kakap 200 orang, Puskesmas Sui Ambawang Kecamatan Sungai Ambawang 300 orang (untuk lansia dan Ibu Hamil).
Kemudian Puskesmas Parit Timur Kecamatan Sungai Ambawang 46 orang, Puskesmas Lingga Kecamatan Sungai Ambawang 250 orang, Puskesmas Kubu Kecamatan Kubu 100 orang, Puskesmas Radak Kecamatan Terentang Dosis 2 sebanyak 60 orang.
Puskesmas Sui Durian, Kecamatan Sungai Raya 300 orang, Puskesmas Sui Kakap Kecamatan Sungai Kakap 200 orang (dosis 1 Moderna) dan Puskesmas Padang Tikar Kecamatan Batu Ampar 90 orang.
Baca Juga: Bupati Landak Minta Vaksinasi COVID-19 Tepat Sasaran untuk Tekan Kasus
Peluncuran vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil di kantor Camat Sungai Ambawang ini, Ketua TP PKK Kabupaten Kubu Raya memberikan bingkisan kepada lansia dan ibu hamil yang hari ini menerima vaksin COVID-19. (Antara)
Berita Terkait
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
5 Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Kulit Glowing Bebas Flek Hitam
-
4 Merk Bedak Tabur yang Aman untuk Bumil, Tetap Glowing Selama Kehamilan Tanpa Was-was
-
Miris! Korban Luka Berat di Otak, Pelaku Anak di Singkawang Malah Pamer Respons Tanpa Empati
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah