SuaraKalbar.id - Tim esport Kalimantan Barat tidak sia-sia karena berhasil meraih medali emas Mobile Legends: Bang Bang cabang olahraga ekshibisi esport Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Kemenangan ini diraih setelah mengalahkan Jawa Tengah dalam partai grand final di arena Hoki dan Kriket Doyo Baru, Jayapura, Sabtu (25/9/2021).
Kalbar sukses menekuk Jateng dengan skor akhir 2-1 dalam partai grand final yang menggunakan format best of three atau mencari dua kemenangan pertama.
Gim pertama Jateng sukses membuat Kalbar kewalahan lewat hero yang mereka pilih. Barisan penggawa Jateng yakni Attanasius David Halomoan Sihaloho, Berdard Ditya W, Martinus Kevin Dwi, Nabeel Dewanssa Widi Widadi dan Jason Aristo Liwanata, mencoba untuk mencuri angka lewat pertempuran di area top lane.
Meski satu persatu penggawanya berhasil ditumbangkan Kalbar, Jateng mampu memberi perlawanan balik dan mengambil alih base utama untuk memetik kemenangan gim pertama lewat 16 berbanding 5 poin kill.
Kehilangan gim pertama membuat roster Kalbar yang diperkuat Alrazali, Frengki, Kevin Almeyda, Novianda Kusuma Prapanca dan Riandy bermain agresif di awal gim kedua, tanpa memberi kesempatan Jateng untuk bernapas.
Butuh waktu lama bagi Kalbar untuk meruntuhkan pertahanan Jateng dan setelah 45 menit lamanya kemenangan gim kedua mampu mereka raih demi menyamakan kedudukan 1-1.
"Gim kedua itu pertahanan Jawa Tengah kuat juga... yang bikin lama gim itu ya lord-nya kecuri doang sih, kecuri dua kali," ujar Kevin kata salah satu atlet Kalbar, dilansir dari Antara, Minggu (26/9/2021).
Medali emas sukses dikunci oleh Kalbar lewat penampilan gemilang mereka di gim ketiga yang mampu mereka menangi setelah hanya belasan menit permainan berlangsung.
Baca Juga: Top 5 Sport Sepekan: Atlet Terseksi di Dunia Ini Jadi Model di Milan Fashion Week
Sementara perak diserahkan kepada Jateng, medali perunggu menjadi milik Sulawesi Utara yang sehari sebelumnya mampu menaklukkan tuan rumah Papua dua gim langsung.
Berita Terkait
-
PON Papua: Kriket Sumbar Kalah dari Jawa Barat dan Bali di Kategori Sixes
-
89 Atlet Sepatu Roda dari 16 Provinsi Siap Bersaing di PON Papua
-
5 Tempat Wisata Kuliner di Pontianak, Wajib Cicipi Bakmi Kepiting Ou Kie
-
Sumut Target 2 Emas dari Karate di PON Papua
-
Jelang Tanding di PON Papua, Atlet Dayung Lampung Uji Coba Kano
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran