SuaraKalbar.id - Wisata kuliner halal di Pontianak sangat banyak. Sebab Kalimantan Barat termasuk kawasan beragam atau multikultur. Di Pontinak tak hanya terdiri dari satu kepercayaan atau agama, dan juga telah banyak suku dari luar suku Dayak yang menetap di kota Khatulistiwa ini.
Sehingga mudah untuk mencari makanan halal bagi wisatawan muslim ketika berkunjung ke Pontianak.
Berikut ini merupakan beberapa pilihan saran wisata kuliner halal di Pontianak yang harus kamu coba:
1. Es Krim Angi
Wisata kuliner halal di Pontianak pertama yang sangat populer di Pontianak adalam es krim Angi atau masyarakat banyak menyebutnya dengan nama es krim Petrus. Ketika cuaca terik di kota Pontianak, makanan satu ini merupakan pilihan yang tepat untuk menunda dahaga.
Bagi para pecinta es krim Angi adalah jajanan wajib yang harus kamu cicipi ketika berada di Pontianak, selian enak es krim ini juga cukup melegenda, pasalnya es krim ini berdiri sejak tahun 1950-an.
Es krim Angi memiliki beragam pilihan rasa seperti cokelat, vanilla, strawberry, cempedak, nangka, green tea, hingga durian. Selain rasanya yang beragam es krim Angi juga dilengkapi dengan isian seperti cincau, agar-agar, serta kacang merah.
Layaknya Gelato, es krim Angi juga disajikan dalam tiga varian rasa sekaligus dalam satu cup-nya yang dibanderol dengan harga Rp14.000 untuk satu cup besar jika kamu ingin mencoba sensai lain menikmati es krim, kamu dapat memesannya dalam satu batok kelapa muda seharga Rp25.000.
Jika kamu ingin mencicipi es krim legendaris ini, kamu dapat menemukannya di Jalan Karel Satsuin Tubun, Pontianak.
Baca Juga: Tiap Hari Kota Pontianak Poduksi 400 Sampah, Ratusan Sukarelawan Bersih-bersih
Sesuai dengan nama hidangan ini Chai Kue Panas Siam dijual di Jalan Siam, Pontianak. Makanan paling favorit di tempat ini tentu saja adalah chai kuenya atau masyarakat setempat lebih banyak menyebutnya dengan nama choi pan. Kamu bisa memilih choi pan goreng atau kukus dengan baragam pilihan seperti kucai, talas, atau bengkuang.
Selain Choi Pan nya yang juara kamu juga bisa memesan menu makanan khas Pontianak lain seperti kwetiaw atau mie tiaw, atau sop kikil dengan beragam menu minuman lainnya.
Berada di Jalan Patimura No.63, Darat Sekip, kecamatan Pontianak, Kalimantan Barat. Tempat makan ini buka mulai pukul 14.30 hingga 01.00 dini hari. Kwetiaw atau mie tiaw ini merupakan salah satu kwetiaw terenak dan paling populer yang ada di kota Pontianak dan tentunya halal. Selain enak kedai makan ini sangat legendaris, karena telah berjualan sejak 1968.
Mie tiaw Apolo ini menggunakan daging sapi dengan topping lain seperti kikil, sayuran hijau, dan juga tauge. Untuk mencicipi satu porsi mie tiaw Apollo kamu cukup menyiapkan uang sebesar Rp28.000 per porsinya. Kamu juga bisa memilih tiaw goreng ataupun mie tiaw kuah tergantung selera.
Thai Phui Ji merupakan warung rujak yang paling terkenal di Singkawang. Disini dijual beragam menu rujak seperti rujak kerupuk, rujak mangga, rujak buah, serta rujak sayur yang rasanya sudah tak diragukan lagi.
Terutama bumbu rujak yang menggunakan petis, bumbu ebi, acan, dan terasi khas Singkawang yang membuat rasanya semakin menggoyangkan lidah.
Harga rujak buahnya dibanderol seharga Rp 15.000 sedangkan untuk rujak mangga Rp 20.000
5. Kopi Asiang
Selanjutnya ada kopi legendaris yang telah berdiri sejak 63 tahun lalu tepatnya pada tahun 1958. Kopi Asiang terletak di Jalan Merapi, Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Hal yang paling ikonik dan menarik banyak perhatian pengunjung adalah koko Asiang yang tidak pernah mengenakan baju ketika tengah meracik kopi pesanan para tamunya.
Sesuai dengan namanya, kopi Asiang merupakan tujuan utama para pengunjung untuk datang ke sini. Asiang meracik kopinya dengan kopi robusta. Menu kopi yang banyak dipesan oleh pengunjung adalah kopi hitam dan kopi susunya.
Sembari menyeduh kopi kamu juga bisa mencicipi camilan yang diletakkan di etalase dekat bar kopi, seperti pisang goreng, pisang srikaya, roti srikaya dan beragam kue-kue lainnya. Kopi Asiang buka mulai pukul 03.00 WIB dini hari hingga 17.00 WIB.
Kontributor : Kiki Oktaliani
Tag
Berita Terkait
-
Dari 16, Jadi 10 Lokasi Jadi Target RTH Kota Pontianak 2025
-
Makin Banyak Orang Miskin di Kota Pontianak karena Pandemi COVID-19
-
BRIN dan Universitas Kyoto Lanjutkan Kerja Sama Pengamatan Atmosfer Khatulistiwa
-
BRIN dan Universitas Kyoto Akan Bangun Radar EMU di Agam
-
BRIN: Radar Atmosfer Khatulistiwa Penting untuk untuk Perkuat Mitigasi Bencana
Terpopuler
- Jari Buntung Usai Caesar di RS Islam Pondok Kopi, Pasien BPJS Tolak Kompensasi Rp275 Juta
- Driver Ojol yang Dilindas Rantis Polisi di Pejompongan Tewas!
- FC Twente Suntik Mati Karier Mees Hilgers: Dikasih 2 Pilihan Sulit
- Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob Bernama Affan Kurniawan
- Innalillahi! Pengemudi Ojol yang Dilindas Mobil Rantis Brimob Meninggal Dunia
Pilihan
-
Affan Kurniawan Dilindas Brimob, Raksasa Liga Prancis Suarakan Keadilan
-
Jurnalis Surabaya Jadi Korban Ricuh Demo di Depan Gedung Negara Grahadi
-
3 Rekomendasi HP Xiaomi Rp 2 Jutaan RAM 8 GB, Lebih Lancar Ngegame
-
Investor Panik Buat IHSG Rontok di 7.830, Isu Keamanan Domestik jadi Sorotan
-
Pekerja Kawasan Sudirman Diminta Pulang Cepat Imbas Demo Beruntun
Terkini
-
Dorong Green Finance, BRI Catat Capaian Besar Lewat Instrumen ESG Senilai Rp73,45 Triliun
-
IM3 Kenalkan SATSPAM di Pontianak, Fitur untuk Lawan Penipuan Digital
-
Luncurkan Kartu Debit Co-Branding, BRI dan INDODAX Pacu Pertumbuhan Ekosistem Keuangan Digital
-
Lewat Pameran BRI, Fashion Karya Pengusaha Muda Bali Kian Mendunia
-
5 Alasan Kenapa Blibli Dinilai Sebagai Situs Belanja Online Produk Original Terpercaya