SuaraKalbar.id - Hutan Albazia Kubu Raya menjadi jantung dunia karena salah satu hutan terkenal di Kalimantan.
Berasal dari hutan yang terabaikan, para pemuda setempat memiliki inisiatif untuk menjadikan lahan tersebut sebagai objek wisata.
Destinasi wisata baru hutan Albazia ini berdiri di atas lahan milik PT. Alas Kusuma, dengan luas kurang lebih 38 hektare, namun hanya 3 hektar saja yang dijadikan sebagai objek wisata.
Hutan Albasia terletak di Jalan KH. Abdurrahman Wahid, Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Di hutan ini pihak pengelola banyak menyediakan tempat-tempat untuk bersantai seperti hammock yang disewakan, dengan harga sewa Rp 10.000 serta beberapa spot foto.
Uniknya, semua ornamen di hutan Albazia ini menggunakan barang-barang daur ulang, yang tentunya sangat ramah lingkungan dan tak ketinggalan dengan latar pepohonan yang menyejukkan mata.
Selain berswafoto kamu juga dapat mengajak teman-temanmu untuk berkemah.
Untuk masuk ke kawasan wisata ini pengunjung dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 5.000 per orang dan biaya parkir sebesar Rp 2.000 per kendaraan.
Jika lelah berkeliling hutan Albazia kamu dapat beristirahat sejenak di warung-warung kecil di sekitar kawasan ini.
Baca Juga: Objek Wisata di Banda Aceh Kembali Buka
Ada beragam pilihan kuliner tradisional dan juga menikmati segarnya es tebu asli untuk melepas dahaga.
Jarak hutan Albazia dari bandara Supadio kurang lebih menempuh jarak sejauh 10 kilometer, salah satu alternatif atau akses ke kawasan wisata ini dengan menggunakan ojek online.
Kontributor : Kiki Oktaliani
Berita Terkait
-
Pariwisata Kembali Dibuka, Pengelola Objek Wisata di Bali Masih Pesimis
-
Buntut Foto Bugil di Tebing Koja, Pembab Tangerang Bakal Periksa Izin Objek Wisata
-
Panjat Tebing Kalimantan Timur Mulai Beradaptasi Dengan Cuaca Papua
-
Tim Wushu Kalbar Optimistis Raih Medali, Andalkan Syella Nastasha
-
Tukang Ojek Alih Profesi Jadi Pemandu Jalan Alternatif Menuju Puncak Bogor
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran