SuaraKalbar.id - Intensitas hujan yang tinggi sejak dan meluapnya sungai, dua desa di wilayah Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan (Kalsel) terendam, pada Sabtu (2/10/2021), pukul 04.00 WITA.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong mencatatkan sebanyak 72 unit rumah terdampak atas peristiwa ini.
Dilansir laman Insidepontianak, Selasa (5/1010/2021), sebanyak 37 rumah di Desa Muang dan 35 rumah di Desa Namun.
Ketinggian air berkisar 50 – 100 sentimeter. Banjir sudah mulai berangsur surut dan cuaca terpantau berawan, sejak Senin (4/10/2021).
Selain itu, BPBD Tabalong juga melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk melakukan monitoring dan pendataan di lokasi kejadian.
Hal ini bertujuan untuk menjadi acuan untuk pengambilan langkah sebagai tindakan percepatan penanganan banjir.
Berdasarkan analisis InaRisk Kabupaten Tabalong merupakan wilayah dengan potensi bahaya banjir pada kategori sedang hingga tinggi. Sebanyak 12 kecamatan berada pada potensi tersebut.
BMKG telah merilis mengenai peringatan dini mengenai waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat pada siang/sore hari di wilayah Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Kotabaru, dan sekitarnya.
Menghadapi musim hujan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi bahaya hidrometeorologi.
Baca Juga: Bungkam Kalsel, Tim Basket Jawa Barat Buka Peluang ke Semifinal PON Papua
Berita Terkait
-
Kebakaran Lahan di Kalsel Mendekati Permukiman Warga
-
Cadangan Dana Pilkada 2024 Disepakati Rp 300 Miliar
-
PON Papua: Pemprov Kalsel Gelontorkan Dana Rp 25,2 Miliar
-
Pemprov Kalsel Pastikan Pembangunan Jalan Poros Banjarbaru-Tanbu Berlanjut
-
Sah Pimpin Kalimantan Selatan, Perjalanan Panjang Sahbirin Noor-Muhidin
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian