- Helikopter PK-CFX lepas landas dari Melawi menuju Kubu Raya pada Kamis, 16 April 2026, membawa delapan orang penumpang.
- Pesawat hilang kontak tanpa sinyal darurat sebelum ditemukan tim gabungan di kawasan hutan perbukitan Sekadau yang terjal.
- Seluruh delapan penumpang termasuk petinggi perusahaan meninggal dunia dalam kecelakaan yang kini dalam penyelidikan mendalam pihak KNKT.
SuaraKalbar.id - Helikopter PK-CFX lepas landas dari kawasan perkebunan di Melawi, Kalimantan Barat, membawa delapan orang dalam sebuah perjalanan kerja yang tampak rutin. Di dalamnya, terdapat awak penerbangan dan jajaran manajemen perusahaan, termasuk petinggi perkebunan asal Malaysia.
Namun di tengah perjalanan menuju Kubu Raya, helikopter itu tiba-tiba hilang kontak tanpa sinyal darurat. Dalam hitungan jam, penerbangan tersebut berubah menjadi tragedi setelah puingnya ditemukan di kawasan hutan perbukitan Sekadau.
Peristiwa helikopter jatuh di Sekadau ini tidak hanya menyisakan duka, tetapi juga mengungkap sejumlah fakta penting yang kini menjadi sorotan.
Berikut delapan fakta yang terungkap dari tragedi helikopter PK-CFX di Sekadau.
1. Lepas Landas dari Helipad Perkebunan
Helikopter jenis Airbus H-130 dengan nomor registrasi PK-CFX lepas landas dari helipad PT Citra Mahkota Abadi di Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 07.34 WIB.
Penerbangan tersebut dijadwalkan menuju helipad PT Graha Agro Nusantara I di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
2. Hilang Kontak Tanpa Sinyal Darurat
Tak lama setelah lepas landas, komunikasi dengan helikopter terputus secara tiba-tiba. Tidak ada sinyal darurat yang dikirim. Tidak ada komunikasi lanjutan yang diterima.
Baca Juga: Nasib Tragis Bos Perusahaan Malaysia, Tewas Usai Helikopter Jatuh di Hutan Rimba Kalbar
Kondisi ini membuat tim langsung meningkatkan status menjadi pencarian darurat.
3. Ditemukan Setelah Berjam-jam Pencarian
Tim gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri melakukan pencarian berdasarkan titik terakhir komunikasi. Kapolda Kalimantan Barat, Pipit Rismanto, menjelaskan waktu penemuan lokasi jatuhnya helikopter.
“Pada pukul 18.50 WIB, tim gabungan berhasil menemukan lokasi jatuhnya helikopter,” ujarnya.
4. Seluruh Penumpang Dinyatakan Meninggal
Dari hasil temuan di lokasi, seluruh korban yang berjumlah delapan orang dinyatakan meninggal dunia. “Dari hasil temuan di lokasi, seluruh penumpang dinyatakan meninggal dunia,” kata Pipit Rismanto.
5. Ada Petinggi Perusahaan di Dalam Helikopter
Namun yang paling menyita perhatian publik adalah siapa saja yang berada di dalam helikopter tersebut. Di antara korban, terdapat petinggi perusahaan perkebunan, termasuk warga negara Malaysia yang menjabat sebagai pimpinan perusahaan.
Tag
Berita Terkait
-
Nasib Tragis Bos Perusahaan Malaysia, Tewas Usai Helikopter Jatuh di Hutan Rimba Kalbar
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
4 Korban Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Teridentifikasi, Termasuk Pilot dan CEO KPN Corp
-
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Tanpa Black Box, Ini Dampaknya pada Investigasi
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO
-
Kontribusi Pajak BRI Terbesar di Industri Keuangan, Perkuat Dukungan bagi Pembangunan Nasional
-
BRI Tawarkan ORI030 dengan Kupon Tetap Hingga 7,00% per Tahun