SuaraKalbar.id - Memiliki pertarungan jarak dekat adalah yang berat dalam jenis shooter game, sama halnya dengan game besutan Garena Free Fire (FF) Max.
Pemain harus memiliki strategi yang baik dan senjata jarak pendek yang layak untuk memenangkan pertarungan jarak dekat.
Shotgun dan submachine gun (SMG) adalah kelas senjata api terbaik di FF Max untuk digunakan dalam perkelahian jarak dekat.
Meskipun shotgun membutuhkan sedikit keahlian dan kontrol atas gerakan, namun SMG mudah dikuasai.
Oleh karena itu, SMG adalah senjata andalan para pemain untuk pertarungan jarak dekat di FF Max.
Dilansir dari Sportskeeda, Senin (11/10/2021), berikut ini lima SMG terbaik di FF MAx untuk pertarungan jarak dekat:
1. MP5
MP5 bisa disebut sebagai SMG terbaik di Free Fire Max karena performanya yang fleksibel.
Senjata ini juga dapat dioperasikan pada jarak menengah dan sangat unggul dalam jarak pendek.
Baca Juga: Pengaturan Grafis FF Max Terbaik Demi Gameplay Mulus di Ponsel Kelas Menengah
MP5 adalah SMG quickfire, tetapi memiliki kecepatan tembak yang rendah dibanding dengan senjata lain dalam daftar ini.
Meski begitu, kecepatan reload yang luar biasa dan kapasitas amunisi yang besar menjadikannya ratu dari kelas SMG pada jarak berapa pun.
2. Vector
Vector cukup akurat dalam jangkauannya dengan rate of fire yang lebih besar.
Meskipun memiliki kapasitas magazine yang rendah, pemain harus menggunakan Vector karena gaya Akimbo.
Pemain dapat melakukan dua vector secara bersamaan, menjadikannya serangan ganda pada musuh.
Meskipun Vector adalah senjata yang sangat baik untuk pertarungan jarak dekat, namun kecepatan reload SMG yang relatif rendah terkadang bisa merugikan pemain selama permainan.
3. Thompson
Senjata ini memiliki tingkat kerusakan, laju tembakan, jangkauan, dan kecepatan gerakan yang cukup baik.
Thompson merupakan pilihan yang baik untuk SMG dalam pertarungan jarak dekat.
4. P90
P90 adalah senjata yang cukup akurat dan memberikan hasil yang lebih baik di sebagian besar pertarungan.
Kapasitas magazine yang sangat besar dan decent fire rate yang layak adalah poin plus untuk senjata ini dalam pertempuran jarak dekat.
Tetapi, meskipun memiliki kecepatan tembak yang cepat, P90 lebih lambat daripada kebanyakan senjata lain dalam daftar ini.
Oleh karena itu, pemain yang menggunakan senjata ini perlu sedikit lebih banyak waktu untuk menghabisi musuh.
5. MP40
Jangan pernah menggunakan MP40 dalam pertarungan jarak menengah karena jangkauannya yang rendah.
Tetapi senjata ini memiliki aplikasi yang sangat baik dalam pertarungan jarak dekat.
Peringkat kerusakan yang layak dan high firing yang tinggi membuat MP40 tangguh di medan dekat.
Namun, akurasi dan kapasitas magazine yang rendah dapat merugikan pemain jika tidak memiliki strategi yang baik.
Lima senjata SMG di atas dapat menjadi pertimbangan pemain sebelum memulai pertarungan jarak dekat di Free Fire Max.
(Lintang Siltya Utami)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Bank Mandiri Perkuat Sinergi Majukan Negeri Lewat Akselerasi KUR & Penguatan Komoditas Daerah Kalbar
-
Turunkan Berat Badan dengan Perbanyak Konsumsi Sayur
-
3 Skenario Operasi Feri Ketapang-Gilimanuk Selama Nataru
-
Warga Kalbar Merapat! Ada Saldo Gratis Rp 230 Ribu Sore Ini, Klik 3 Link Dana Kaget Ini
-
ABPD Pontianak 2026 Disepakati Rp 2,092 Triliun