SuaraKalbar.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menyelesaikan masa kepemimpinannya tiga tahun lagi. Meski begitu, sejumlah pihak sudah berancang-ancang untuk mengarahkan dukungan kepada sosok yang pantas menggantikan presiden yang menjabat sejak 2009 silam, tak terkecuali Relawan Balad Jokowi.
Ketua Umum Balad Jokowi M Muchlas Rowi menyebut beberapa kriteria yang ideal menjadi acuan untuk melihat sosok penerus kepemimpinan Presiden ketujuh Republik Indonesia tersebut.
Bahkan dengan gamblang dia menyebut ada tiga nama yang pantas dipertimbangkan untuk melanjutkan kepemimpinan Jokowi, yakni Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua DPR RI Puan Maharani.
“Nama pertama dan kedua, adalah sosok pekerja keras, jika keduanya diduetkan akan menjadi kekuatan dahsyat untuk bangsa ini. Perpaduan antara penganut populisme dan pragmatisme, keduanya akan sangat taktis namun akomodatif terhadap aspirasi publik,” katanya seperti dilansir Antara pada Selasa (19/10/2021).
Dia juga mengemukakan, Puan Maharani tidak bisa dipandang sebelah mata. Jika dipasangkan dengan format bagaimanapun, maka Puan Maharani karena memiliki potensi. Dia menyebut, sosok Puan Maharani tidak bisa dilepaskan dari sosok ibundanya, Megawati Soekarnoputri, dan tumbuh jadi pemimpin yang punya feeling politik amat kuat. Sementara melalui ayahnya Taufik Kemas, Puan mewarisi kepiawaian untuk merajut silaturahmi kebangsaan.
“Warisan kepemimpinan yang dimiliki Puan ini tentu saja penting, agar bangsa ini di masa depan tidak lupa sejarah dan gagap menghadapi perbedaan,” katanya.
Meski gelaran Pilpres 2024 memang masih sangat jauh, namun dia mengemukakan, siapa pun yang siap meneruskan kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin perlu mempersiapkan diri dari sekarang.
Relawan Balad Jokowi yang di Pemilu 2019 ikut berjuang di akar rumput meyakini, kesiapan para penerus kepemimpinan bangsa ini bukan hanya membuka jalan tetapi juga membuka dukungan yang mungkin dapat dipertimbangkan oleh para simpatisan, relawan sekaligus masyarakat.
“Jika sudah ada yang siap dan dinilai layak, maka sebaiknya siapa pun mulai mempersiapkan diri, jangan malu-malu. Karena dengan begitu, kita jadi tahu apa yang bisa dilakukan, dan bisa membuka dukungan dari siapa pun,” kata Muchlas Rowi.
Lebih lanjut, menurut Balad Jokowi, penerus kepemimpinan Jokowi memerlukan sosok-sosok segar yang tak cuma populer di kalangan masyarakat, namun juga pekerja keras dan punya kreativitas ketika menjalankan tugasnya sebagai pemimpin.
Lantaran itu, Muchlas meyakini sosok-sosok yang mampu membawa Indonesia melewati era digitalisasi dan sanggup menghemat banyak hal, serta efektif dan efisien di segala bidang akan menjadi tokoh yang patut dipertimbangkan.
Selain itu, dia menambahkan, sosok yang benar-benar akomodatif terhadap perubahan teknologi serta mampu mengakomodasi kekuatan politik, ekonomi dan sosial yang ada juga menjadi nilai plus. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Bank Kalbar Targetkan Penyaluran KUR Rp1 Triliun pada 2026
-
Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri, Ini Daftar Lengkap Nama-namanya
-
1.046 Huntara di Aceh Timur Disiapkan, Target Ditempati Sebelum Ramadan
-
Pembangunan 35 Kampung Nelayan Ditargetkan Selesai Akhir Januari 2026
-
Waspada! BMKG Rilis Prakiraan Cuaca untuk Sintang dan Sekadau Sepekan