SuaraKalbar.id - Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) menangkap sebuah kapal pengangkut rotan di kawasan perairan Natuna, Kepulauan Riau. Diduga, rotan ilegal tersebut akan diselundupkan ke Malaysia.
Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea dan Cukai Kalbagbar), Ferdinan Ginting mengatakan, kapal tersebut ditangkap pada 16 November 2021 lalu. Sedikitnya, 207 ton rotan diamankan dari kapal.
"Dibawa menggunakan KLM Musfita dan diperkirakan sebanyak 207 ton,” katanya, dikutip dari Insidepontianak.com -jaringan Suara.com, Jumat (26/11/2021).
Menurut Ferdinan, kasus penangkapan ini masih dalam proses penyelidikan dan hasilnya akan disampaikan kepada publik pekan depan. Barang bukti berupa kapal dan rotannya kini sudah dibawa ke Kota Pontianak.
“Rilis resminya kalau tidak Selasa, mungkin Rabu depan. Saat ini masih proses penyelidikan," katanya.
Berita Terkait
-
Anak Beri Kejutan Ayah dengan Jam Tangan Idaman, Reaksi Ayahnya Bikin Publik Terharu
-
Singapur-Malaysia Buka Jalur Perbatasan Darat Mulai Dari Tanggal Ini
-
Malaysia-Singapura Buka Perbatasan 29 November 2021, Ini Syarat Perjalanannya
-
Malaysia dan Singapura Akan Buka Perbatasan Darat
-
Indonesia Open: Jonatan Christie Cuma Butuh 35 Menit untuk Singkirkan Wakil Malaysia
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Usai Dikunjungi Rocky Gerung, Ini Rahasia Kopi Warkop Asiang yang Sejak Dulu Bikin Orang Rela Antre