SuaraKalbar.id - Belum terpenuhinya pemberian vaksin Covid-19 pertama yang ditargetkan di atas 70 persen kepada masyarakat, serta vaksinasi pada warga lanjut usia (lansia) yang belum lebih dari 60 persen menjadi alasan kuat Pemerintah Kalimantan Barat (Kalbar) belum dibolehkan melakukan vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun.
Untuk diketahui, hingga saat ini, baru 11 provinsi di Indonesia yang baru memenuhi syarat tersebut.
“Jadi Kalbar belum dapat melaksanakan vaksinasi untuk anak usia 6 sampai 11 tahun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Harisson seperti dikutip Insidepontianak.com-jaringan Suara.com.
Sementara, berdasarkan data Satgas Covid-19 hanya Kota Pontianak yang sudah memenuhi target, yakni 78,91 persen per Senin, 13 Desember 2021.
“Tapi cakupan vaksinasi lansia belum capai target, sampai hari ini baru mencapai 47,20 persen,” terang Harisson.
Lantaran itu, Harisson berharap, seluruh kabupaten/kota dapat memacu vaksinasi dosis pertama secepatnya di atas 70 persen.
Pun vaksinasi lansia di atas 60 persen, Harisson berharap bisa terus digenjot.
“Diperlukan komitmen Bupati, Wali Kota serta Satgas Covid-19 kabupaten dan kota, agar dapat segera mencapai target yang ditetapkan. Supaya dapat melaksanakan vaksinasi pada anak 6 sampai 11,” katanya.
Baca Juga: Vaksinasi Usia 6-11 Tahun Dimulai, Pemerintah Sasar 26,5 Juta Anak di 3 Provinsi Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite
-
KUR BRI Antar Perajin Gula Merah Sumenep Tingkatkan Produksi hingga 2 Kali Lipat