SuaraKalbar.id - Warga Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar), diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir, angin puting beliung, hingga tanah longsor. Pasalnya, cuaca buruk saat ini berpotensi menyebabkan bencana.
“Untuk Kabupaten Kayong Utara, kita masih dalam situasi siaga banjir, angin puting beliung dan tanah longsor. Masyarakat kita imbau waspada,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kayong Utara melalui Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Parsono, dikutip dari Insidepontianak.com - jaringan Suara.com, Selasa (22/12/2021).
Menurut Parsono, pihaknya sudah memetakan delapan risiko bencana di Kabupaten Kayong Utara, sejak tahun 2020 hingga 2024 terdapat. Di antaranya banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor, kekeringan, gempa bumi, puting beliung, banjir bandang, dan kebakaran hutan dan lahan.
“Semuanya memiliki resiko tinggi bencana, kecuali gempa bumi dengan risiko rendah,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Sebanyak 8.000 Personel Gabungan Amankan Nataru di Jakarta
-
Pakar Pastikan Vaksin Sinovac Aman Digunakan Anak Usia 6-11 Tahun
-
9 Rekomendasi Drama Thailand Punpun Sutatta, Pemeran Film The Whole Truth
-
Libur Nataru: Layanan Video Streaming Diprediksi Dominasi Peningkatan Jaringan XL Axiata
-
Polisi Bongkar Motif Tragedi Kos-kosan Berdarah di Sukabumi
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
BRI Peduli Nyepi 2026: 2 Desa di Bali Terima 2.000 Paket Sembako
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
-
Lonjakan Perdagangan Ternak di Pasar Hewan Aceh Besar Jelang Tradisi Meugang Lebaran 2026
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah