SuaraKalbar.id - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji berjanji akan membuka akses jalan di Perawas, Kabupaten Kayong Utara untuk mempersingkat akses dari wilayah tersebut menuju Kota Pontianak.
Untuk merealisasikannya, Pemprov Kalbar akan menggandeng Kodam XII Tanjungpura.
"Tahun depan, kita akan lanjut untuk pembukaan aset jalan Perawas di Kayong Utara, karena jika akses ini kita buka, akan mempersingkat waktu tempuh ke Kayong. Jika saat ini untuk kesana memerlukan waktu 11 jam, maka ke depan bisa hanya 5 sampai 6 jam," kata Sutarmidji saat meresmikan jalan di Dusun Mega Jaya, Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (23/12/2021).
Didampingi Kodam XII Tanjungpura Mayjen TNI Sulaiman Agusto, Sutarmijdi mengatakan, jalan Perawas saat ini sudah bisa sudah dilewati.
Meski begitu, masih ada beberapa kilometer yang perlu peningkatan dan belum bisa dikerjakan karena masih banjir.
"Bisa saja nanti kita kerjakan dulu pembangunan saluran airnya, agar tidak tergenang banjir lagi. Kemudian, karena gambutnya agak tinggi, ini akan kita pikirkan solusinya, karena memang tidak bisa kita elakkan dan harus tetap di bangun disana dengan struktur yang baik," katanya.
Gubernur Kalbar menyebutkan, pembangunan akses jalan antardaerah di Kalbar harus dilakukan dengan kerja sama yang baik bersama sejumlah pihak.
Menurutnya, jika hanya mengandalkan APBD Kalbar yang terbatas, akan sulit dan membutuhkan waktu yang untuk membangun infrastruktur.
"Makanya, kita lakukan untuk mempercepat pembangunan di Kalbar dengan menggandeng semua pihak, termasuk masyarakat," katanya.
Baca Juga: Capaian Vaksinasi Pontianak Tembus Target 80,55 Persen
Sementara itu, Mayjen TNI Sulaiman Agusto menyatakan, pihaknya siap mendukung program Pemprov Kalbar. Apalagi, TNI juga memiliki program TMMD yang ditujukan untuk membantu pembangunan di daerah tertinggal.
"Kita akan dukung apa yang di programkan pak Gubernur dan prajurit kita akan siap untuk melaksanakan tugasnya melalui program TMMD," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah