SuaraKalbar.id - Berbeda cara penyajian kopi, tentu akan memberikan sensasi yang berbeda-beda pula bagi penikmatnya.
Biasanya kopi yang diseduh langsung dari serbuk kopi, alias kopi bubuk akan memiliki aroma khas yang disukai oleh sebagian orang.
Sedangkan kopi yang disajikan dengan cara disaring terlebih dahulu sebelum disuguhkan, akan memberika sensasi lain lagi.
Bagi para penikmat kopi, keduanya tentu memiliki rasa dan sensasi yang berbeda. Namun tak jarang bagi pemula, tidak mengetahui bedanya kopi bubuk dengan kopi saring.
Beda Cara Menyajikannya
Dari penyebutannya saja jelas, jika yang satu disajikan langsung dengan bubuk kopi yang masih ada di dalam segelas kopi. Satunya lagi disajikan setelah disaring terlebih dahulu.
Biasanya kopi bubuk akan mengeluarkan aroma kopi yang khas dan rasa yang kuat, sedangkan kopi saring cendenderung memiliki rasa yang lebih halus dan mudah diterima lidah.
Beda Efek Yang Ditimbulkan
Beberapa orang penganut kebiasaan minum kopi yang ampasnya disaring percaya, bahwa racikan seperti itu dapat mengurangi efek kecanduan kopi.
Baca Juga: Ambulan Air Gratis untuk Melayani Masyarakat Kayong Utara yang Berobat ke Pontianak
Adapun efek candu kopi dimaksud seperti sakit kepala, gugup, kelelahan, gelisah, cepat marah, jantung berdebar, dan sulit berkonsentrasi sebenarnya diakibatkan oleh kafein yang merangsang sistem saraf tubuh menjadi lebih aktif.
Namun sebenarnya, tidak ada kaitannya dengan minum kopi dengan atau tanpa ampas.
Baik disaring atau tidak, ketika dicampur air, berbagai senyawa yang terkandung dalam kopi akan tetap saja ada pada kopi yang Anda konsumsi.
Ini artinya, manfaat dan efek samping kopi tanpa ampas sebenarnya sama saja dengan kopi biasa atau kopi dengan ampas. Hanya saja rasa kopi tanpa ampas mungkin tidak sepekat atau sepahit kopi tubruk, alias kopi bubuk.
Jadi, baik kopi dengan atau tanpa ampas sebenarnya memiliki manfaat dan efek samping yang sama, tergantung kadar mengkonsumsinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
Tak Terhalang Batas Negara, Dayak Bidayuh RI dan Malaysia Bersatu di Gawia Sowa 2026
-
Sering Belanja di Malaysia? Ini Barang Elektronik yang Bisa Dibawa Masuk lewat Entikong Tanpa Biaya
-
Daya Beli dan Industri Menjaga Ekonomi Kalbar Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global