Video jalan penuh lumpur di Carekan viral di media sosial/instagram.com
“sehat selalu guruku,” ungkap @farid_nurwahid
“8 tahun lalu pernah menjelajah di jln ini sui dungun paloh dan sampai sekarang masih tidak ada perbaikan jln,” ucap @lebah_dtw
Dari komentar-komentar warganet tersebut banyak yang berharap agar jalan itu bisa segera diperbaiki, agar ke depannya bisa menjadi akses jalan yang nyaman bagi warga setempat.
Hingga kini, video viral yang memperlihatkan jalan berlumpur tersebut, telah mendapat 1.213 suka dan 42 komentar dari warganet.
Kontributor : Raditya Hermansyah
Tag
Berita Terkait
-
Viral Bandar Narkoba Nyaris Tabrak Anggota Polres Metro Jakarta Barat Saat Coba Kabur
-
Mengamuk dan Bawa Pisau di Mapolres Lumajang, Pria ODGK Berhasil Diamankan
-
Cowok Angkut Es Teh Seberat Karung Beras, Ending Terjengkang Ke Empang: The Real Yang Terdalam
-
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono Apresiasi Jukir Jujur yang Kembalikan Emas Seberat 50 Gram
-
Dunia Milik Berdua, Pasangan Kekasih Terekam Berciuman Saat Berkendara
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan