SuaraKalbar.id - Menyebut kata perjaka, tentunya akan terlintas sosok pria lajang atau single yang belum beristri. Namun bagaimana jika nama tersebut disematkan kepada pohon yang menjulang tinggi hingga 30 meter di Destinasi Bukit Salapar Kabupaten Bengkayang?
Ya, nama Pohon Perjaka yang tumbuh menjulang di Destinasi Bukit Salapar, Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang kini menjadi primadona pengunjungnya.
Penampakan pohon itu, tak ubahnya seperti pohon kebanyakan, besar dan menjulang tinggi ke langit. Bagian akarnya pun terlihat kokoh dan kuat.
Mengenai nama pohon yang tidak lazim pada umumnya, ternyata ada cerita tersendiri di dalamnya. Seorang pengurus Pokdarwis Desa Cipta Karya Herkulanus mengatakan, pohon perjaka tergolong berusia tua. Dia mengungkapkan, sejak dulu kala sudah tumbuh di sekitar hutan tersebut.
“Kata leluhur, usianya berkisar ratusan tahun. Sesepuh daripada jenis pohon yang ada di area tersebut,” ungkapnya pada Insidepontianak.com-jaringan Suara.com pada Minggu (16/1/2022).
Ia mengungkapkan, jenis Pohon Perjaka adalah Pohon Benuang yang artinya, pohon tempat hinggap lebah madu yang ada di hutan.
Sedangkan secara filosofis, pemberian nama Pohon Perjaka terkait erat dengan kepercayaan masyarakat sekitar. Selain usia yang sudah sangat tua, pohon tersebut tidak pernah disentuh petani atau masyarakat setempat. Hingga akhirnya pohon tersebut dikenal dengan nama Pohon Perjaka.
“Sampai saat ini, pohon tersebut dijaga dan dirawat. Dan berada di kawasan hutan adat. Dan dikukuhkan sebagai salah satu ikon wisata di Desa Cipta Karya,” katanya.
Meski begitu, Herkulanus mengatakan, banyak wisatawan yang mengabadikan momen berfoto di bawah pohon tersebut.
Meski memiliki aura yang berbeda, namun rasa penasaran pengunjung dengan Pohon Perjaka tetap menjadi alasan untuk melihatnya dari dekat.
Baca Juga: Kerangka Manusia Ini Jadi Objek Wisata di Gorontalo
Herkulanus pun berharap keberadaan pohon tersebut tetap terjaga dan dilestarikan.
“Semoga ke depannya, wisata-wisata di Kabupaten Bengkayang dapat diperhatikan oleh pihak terkait. Sehingga sektor wisata kian maju dan berkembang,” harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Usai Dikunjungi Rocky Gerung, Ini Rahasia Kopi Warkop Asiang yang Sejak Dulu Bikin Orang Rela Antre
-
Tips Aman Tukar Ringgit di Pontianak: Cara Dapat Kurs Terbaik dan Hindari Penipuan
-
Skincare Rp50 Ribuan Ini Diam-Diam Dipakai Banyak Orang, Hasilnya Disebut Mirip Brand Jutaan
-
Mana Lebih Hemat? Adu Harga Sembako Pontianak vs Kuching, Hasilnya Tak Terduga