Devina menjelaskan, Chai Kwe mempunyai berbagai macam isian yang terbuat dari begkuang, kucai, dan juga talas, seiring dengan berjalannya waktu Chou pan mempunyai varian isian yang baru, seperti daging ayam dan juga kentang.
"Bahan-bahan semuanya halal, lebih digemari ya tetap bengkuang sama kucai dah pasti favorit," jelasnya.
Tak hanya dengan cara mulut ke mulut tetapi Deviana Salim juga memasarkan dengan cara menyebar brosur hingga ke sosial media.
"Cara mengenalkan nya seperti saya mengundang selebgram dan di media-media sosial, cetak brosur, dan juga iklan," katanya.
Selain disajikan saat perayaan hari besar seperti Imlek, Chai Kwe juga sangat cocok untuk dinikmati sembari bersantai, menyeduh segelas teh hangat.
Mohammad Adlan, mengaku sangat suka terhadap tekstur rasa khas dari Chai Kwe. Ia mengaku jatuh cinta pada kuliner yang satu ini sejak pertama kali mencicipinya saat dirinya pertama datang ke Pontianak beberapa tahun silam.
"Iya, waktu itu saya diajak istri nyobain kuliner khas di Pontianak, baru kali itu saya mencicipinya. Rasanya kenyal tapi gurih, cocok sama lidah saya yang gak suka manis," terangnya.
Meskipun itu pertama kali dirinya merasakan kuliner khas Kota Khatulistiwa itu, dia mengaku ketagihan.
"Sekarang kalau nyari cemilan sore-sore atau pengen makan apa, saya maunya chai kwe," kata Adlan.
Baca Juga: 204 Personel Gabungan Amankan Perayaan Tahun Baru Imlek di Jakarta Selatan
Sebagai seorang Muslim, dia tidak merasa ragu untuk memakan kuliner khas yang berasal dari warga etnis Tionghoa itu.
"Ya kan kita cari yang halal, biasanya tempat yang jual beda. Kalo yang halal pekerjanya juga biasanya muslim. Pada pakai jilbab, yang bikin juga banyak yang muslim saya lihat. Yang jelas biasanya ada tulisan halal di spanduk depan warungnya" terang pria yang berasal dari Jawa Timur itu.
Kontributor: Rabiansyah
Berita Terkait
-
Berharap Pelaksanaan Imlek Lancar, Wagub Riza Minta Tidak Ada Keramaian yang Berlebihan
-
Perayaan Imlek di Vihara Bahtera Bhakti Ancol Dibatasi hingga Pukul 19.00 WIB
-
Polres Tangerang Kerahkan 290 Personel Amankan Perayaan Imlek
-
Melihat Eksotisme Taman Lampion Pasar Gede Solo, Cerita Warga Basuh Rindu Suasana Imlek di Kota Bengawan
-
Polda Metro Jaya Kerahkan 1.965 Personel untuk Pengamanan Imlek di Jadetabek
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya