SuaraKalbar.id - Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengakui, banyak program yang tidak tercapai akibat badai Covid-19 yang melanda Indonesia.
Terutama, indeks infrastruktur dan beberapa terkait infrastruktur lainnya seperti kominfo, lingkungan Hidup, Cipta karya, dan Perhubungan.
"Ini menjadi masalah untuk kita, Namun 2023 saya minta itu di evaluasi betul," pintanya, saat membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik yang digelar oleh Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Sanggau di hotel Harvey Sanggau, melansir insidepontianak.com, jaringan suara.com, Selasa (8/2/2021).
Tidak hanya itu, dirinya juga menyebut banyak hal ikut terpengaruh akibat situasi pandemi, termasuk dari sisi perencanaan hingga rencana kerja pemerintah daerah ini.
"Yang kita tidak pernah membuat di RPJMD kita tentang kedaruratan. Akhirnya kita harus
merubah banyak hal," katanya.
Sedangkan untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) data menunjukkan adanya peningkatan, namun kalah laju dari Kabupaten/kota lain.
"Memang harus ada ahlinya. Kemarin Bappeda usulkan ke saya. Coba kita cari pihak ketiga. Emangnya orang Sanggau tidak mampu mikirnya," tanya Paolus Hadi.
Lebih Lanjut, apa yang menjadi tantangan pemkab dalam mencari kelemahan indeks pembangunan manusia (IPM).
"Apa saja Indikator untuk menentukan IPM itu ada pendidikan, ekonomi dan kesehatan," ujarnya.
la mengungkapan, di tahun 2023 ini berupa mendorong IPM lebih baik.
"Tolonglah ini udah di masa-masa genting di tahun 2022. Evaluasi sebelum perubahan harus kita lakukan. Saya berharap di 2023 kalau yang berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM), betul-betul coba kita fokus," harapnya.
Berita Terkait
-
Masayu Anastasia Positif Covid-19, 2 Hari Tak Bisa Tidur hingga Alami Mual
-
Satgas Ungkap 90 Persen Lonjakan Kasus Positif Covid-19 Terjadi di Jawa-Bali
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Menyebut Hingga 70 persen Pasien Covid-19 yang Meninggal Belum Divaksin
-
5 Hoaks Paling 'Membagongkan' Seputar Virus Corona Covid-19, Jangan Sampai Tertipu Ya!
-
Waspada! Lonjakan Kasus Akibat Omicron Bisa Lebih Tinggi dari Delta
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya