SuaraKalbar.id - Nama Ernest Prakasa trending di twitter setelah dirinya mengunggah cuitan yang mengomentari pernyataan Presiden Jokowi terkait isu perpanjangan masa jabatan presiden.
Dalam cuitannya Ernest mengungkapkan tidak kaget dengan pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan bahwa wacana penundaan pemilu tersebut merupakan bagian dari demokrasi.
“Anak dan menantu aja jadi kepala daerah. Nggak kaget lah,” tulis Ernest Prakasa dalam unggahannya (06/03).
Cuitan Ernest tersebut lalu mendapatkan berbagai respon dari netizen, salah satunya datang dari akun dengan 8000 lebih follower, @Jaga_Nusantara_, yang mengatakan sebaiknya Ernest tidak menyindir sesuatu yang tidak dipahami.
“Bocah dibawah ini siapa ? Bisa kerja ? Orang penting ? Jadi pelawak aja gak lucu kok ngurusin anak menantu Presiden yg dia gak paham ? Emang lu kenal sama anak dan mantu Presiden ? Mampu kerja kayak dia ? Jadi pelawak aja yg lucu ya, gak usah nyindir2 yg lu gak paham boy !” tulis akun tersebut.
Cuitan yang penuh pertanyaan dan seakan mempertanyakan kredibilitas Ernest tersebut lantas mendapat jawaban dari netizen lain dengan nama akun @Setanalas____.
“bantu jawab maszeh
1. namanya Ernest Prakasa
2. kerja dimana dulu nih yg dimaksud, kalau dunia film bsa dijawab iya
Baca Juga: Wacana Penundaan Pemilu 2024, Pengamat: Rakyat Seharusnya Berkuasa, Bukan Oligarki!
3. dia orang paling ptg dibalik lahirnya standupindo
4. kenal, anaknya aja pernah maen di film nya dia.
maap maap nih” jawab akun tersebut menanggapi akun @Jaga_Nusantara_.
Ernest sendiri sebelumnya diketahui sebagai pendukung Jokowi dalam pemilihan presiden lalu. Namun Ernest diketahui tak segan mengkritik pemerintahan Jokowi. Pada 12 September 2019, Ernest bahkan pernah menyampaikan jika halangan terbesar pendukung Jokowi adalah gengsi.
“Salah satu halangan terbesar pendukung Jokowi untuk mengkritik beliau adalah gengsi. Takut diledekin, “Hahaha rasain siapa suruh pilih dia”. Sori, kalo gw sih kaga peduli. Ada hal2 yg lebih penting drpd dengerin begituan.” Tulisnya dalam akun twitter (12/09/2019) lalu.
Berita Terkait
-
Wacana Penundaan Pemilu 2024, Pengamat: Rakyat Seharusnya Berkuasa, Bukan Oligarki!
-
Ajak Masyarakat Dukung Presiden Taati Konstitusi, Mantan Menag: Agar Mengakhiri Masa Baktinya Secara Husnul Khatimah
-
Viral Video Polisi Cintanya 'Ditembak' Bocah dengan Setangkai Bunga, Warganet: Jangan Melukai Hati Warga
-
Bukan Dangdutan, Hiburan Hajatan di Sragen Ini Hadirkan Pertandingan Tinju Internasional, Tanggapan Warganet Kocak
-
Momen Haru Ibu Menangis saat Anak Pulang Kampung Setelah 6 Tahun Tak Bertemu
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
BRI Peduli Nyepi 2026: 2 Desa di Bali Terima 2.000 Paket Sembako
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
-
Lonjakan Perdagangan Ternak di Pasar Hewan Aceh Besar Jelang Tradisi Meugang Lebaran 2026
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah