- 30 persen kasus kanker usus besar di Indonesia diderita pasien berusia di bawah 40 tahun, lebih tinggi dari negara maju.
- Perubahan lingkungan dan kebiasaan sedari dini, terutama konsumsi makanan olahan, meningkatkan risiko kanker lebih cepat.
- Pembentukan sel kanker memerlukan waktu 5 hingga 20 tahun sehingga penting investasi kesehatan sejak muda.
SuaraKalbar.id - Kanker usus besar (kolorektal) kini tidak lagi identik dengan usia lanjut. Fakta terbaru menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, semakin banyak pasien kanker kolorektal berasal dari kelompok usia muda.
Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP, mengungkapkan bahwa sekitar 30 persen kasus kanker usus besar di Indonesia dialami oleh pasien di bawah usia 40 tahun. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan negara maju yang berada di kisaran 10 persen.
“Di negara-negara maju yang di bawah umur 40 tahun itu sekitar 10 persen, di Indonesia 30 persen, jangan hanya kita kelihatan sederhana kankernya sedikit, jadi fenomena yang kita lihat sekarang ini semakin muda dan semakin banyak,” katanya, melansir Antara, Kamis, 5 Februari 2026.
Ia mengatakan bahwa faktor risiko terbesar kanker 90 persen dipengaruhi oleh lingkungan dan kebiasaan sedari dini yang dalam kurun waktu tertentu dapat berdampak di usia lebih lanjut.
Namun saat ini, dengan perubahan lingkungan dan gaya hidup yang sudah mengalami pergeseran lebih awal dapat membangkitkan sel kanker lebih cepat termasuk karena kebiasaan konsumsi makanan olahan ultra.
Selain itu, makanan produksi industri kini juga semakin banyak dan mudah didapat, dan pembentukan sel kanker dari berupa benjolan membutuhkan waktu 5-20 tahun. Jika terpapar terus menerus dengan bahan makanan industri dengan tambahan persevatif maka pajanan karsinogen pembentuk kanker akan semakin dini.
“Sebetulnya yang muda-muda sudah harus mau menginvestasi kesehatannya dari sekarang, apa yang dimakan agar mencegah kanker yang tumbuhnya di usia tua,” kata dia.
Prof. Aru mengatakan setiap hari tubuh membelah sel dan bisa saja dalam satu hari pembelahan tersebut menjadi abnormal sehingga ada 1 juta risiko terjadinya kanker.
Maka itu perlunya asupan makanan dan keseimbangan pola hidup yang baik untuk membantu tubuh mempersiapkan sel yang baik dengan cara hidup sehat serta berolahraga dan mempertahankan berat badan ideal.
Berita Terkait
-
Pelayanan JKN Cepat dan Mudah, Titik Rasakan Manfaat Saat Anak Dirawat
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Dari Data hingga Terapi, Novo Nordisk Manfaatkan AI untuk Percepat Penemuan Obat
-
Perkuat Deteksi Penyakit, Bisakah CT Scan Photon-Counting Jadi Strategi Ketahanan Kesehatan?
-
IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Prabowo Datang ke Titik Karhutla Kubu Raya, Minta Pemadaman Dipercepat
-
Duh! Asap Karhutla Ketapang Mengancam Pontianak hingga Negara Tetangga
-
BRI Group Sabet Enam Penghargaan Bergengsi Finance Asia 2026
-
Pengguna Qlola Tumbuh 42,6 Persen, BRI Hadirkan Tampilan Baru untuk Nasabah Bisnis