SuaraKalbar.id - Pebalap tim Repsol Honda Marc Marquez terjatuh pada sesi latihan bebas kedua di Mandalika International Street Circuit, Jumat sore.
Menggunakan motor baru RC213V Marquez bekerja keras untuk menemukan waktu terbaiknya di Indonesia. Pebalap itu akhinya berhasil mengakhiri latihan bebas pertama di tempat ketiga, Jumat pagi.
Namun begitu, pada latihan bebas kedua #93 mengalami penurunan kecepatan di Tikungan 11 yang membuat dia terjatuh dan tidak kembali ke sirkuit pada menit-menit akhir sesi. Marquez juga mengatakan belum menemukan ban yang tepat untuk balapan yang akhirnya membuat dirinya sempat terjatuh.
"Hari ini pada pagi hari kami dapat melaju dengan cukup baik, tetapi kemudian pada sore hari kami mengalami kecelakaan ketika bukan waktunya untuk mengalami kecelakaan. Ini bisa terjadi ketika Anda mendorong untuk satu putaran cepat," ungkapnya dalam pernyataan tertulis.
Selain soal ban, pebalap Spanyol itu juga berharap Mandalika International Street Circuit hari ini tidak diguyur hujan yang menjadi faktor yang harus diwaspadai, sementara ramalan cuaca BMKG menunjukkan bahwa wilayah Nusa Tenggara Barat berpotensi hujan sedang hingga lebat pada Sabtu dan Minggu.
"Kami masih perlu bekerja pada ban apa yang terbaik untuk balapan, ini akan menjadi tujuan utama untuk besok. Sebelum kecelakaan itu baik-baik saja, tetapi kita harus melihat bagaimana situasinya besok. Tidak senang dengan hasilnya, dan berharap kondisi kering besok pagi." ungkapnya.
Selain Marquez, Pol Espargaro juga mengalami hal yang sama. Memuncaki latihan bebas pertama, #44 yang berpotensi mencatatkan lima besar saat sesi kedua berlangsung.
"Ketika kita melihat hari secara keseluruhan, ini adalah hari yang baik. Kami memulai dengan baik dengan P1 di pagi hari dan kemudian di sore hari kecepatan kami tidak terlalu buruk," ungkap Espargaro.
Namun sayangnya Espargo mengalami masalah rem depan pada lap terakhirnya yang membuat pebalap Spanyol itu tidak mampu meningkatkan waktu terbaiknya.
"Ada masalah dengan rem depan saat kami berlari dengan ban lunak jadi saya tidak bisa meningkatkan seperti yang saya inginkan, tetapi sebelum itu kami bisa berlari di dalam lima besar." ungkapnya dilansir dari Antara.
"Besok adalah hari baru dan semoga paginya kering sehingga kami bisa meningkat ke Q2," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Penonton MotoGP Mandalika Keluhkan Jarak Parkir, Jalan Kaki Jauh, Saat Sampai Pembalap Sudah Selesai Latihan
-
Pawang Hujan Asal Bali Dipercaya Kendalikan Cuaca di Sirkuit Mandalika, Ini Sosoknya
-
Nonton MotoGP Mandalika, Simak Pos Penyekatan dan Hal yang Tidak Dibolehkan
-
Yuk, Bernostalgia Lihat Ajang MotoGP 1997 di Sirkuit Sentul
-
LIVE STREAMING: Suasana Sesi Latihan Bebas III di Sirkuit Mandalika
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas
-
Mari Rayakan HUT ke-70 Danamon di Pontianak dengan Hidangan Serba Rp70 Pakai QRIS D-Bank PRO