- Masyarakat Dayak Bidayuh dari Indonesia dan Malaysia menyelenggarakan perayaan budaya Gawia Sowa 2026 di Jagoi Babang, Kalimantan Barat.
- Festival ini berfungsi sebagai ajang reuni besar untuk mempererat persaudaraan serta melestarikan tradisi syukur atas hasil panen.
- Kehadiran ribuan pengunjung lintas negara memberikan dampak positif bagi peningkatan sektor ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.
SuaraKalbar.id - Garis batas negara yang memisahkan Indonesia dan Malaysia tidak pernah memutus ikatan budaya masyarakat Dayak Bidayuh. Semangat persaudaraan itu kembali terlihat dalam perhelatan Gawia Sowa 2026 yang digelar di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Ribuan warga Dayak Bidayuh dari Indonesia dan Malaysia berkumpul dalam suasana penuh keakraban untuk merayakan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun selama ratusan tahun.
Bagi masyarakat Dayak Bidayuh, Gawia Sowa bukan sekadar festival budaya. Perayaan ini menjadi simbol persatuan, rasa syukur, dan ajang mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat yang hidup di dua negara, namun memiliki akar budaya dan leluhur yang sama.
Kehadiran warga Dayak Bidayuh dari Sarawak, Malaysia, menjadi salah satu momen yang paling dinanti. Banyak di antara mereka datang untuk bertemu kerabat, sahabat, dan keluarga yang selama ini tinggal di wilayah perbatasan Indonesia.
Tak heran jika Gawia Sowa sering disebut sebagai ajang reuni besar masyarakat Dayak Bidayuh lintas negara.
Perayaan adat ini merupakan ungkapan syukur masyarakat Dayak Bidayuh atas hasil panen, kesehatan, keselamatan, dan berbagai berkah yang diterima sepanjang tahun. Tradisi tersebut terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat perbatasan.
Selama pelaksanaan Gawia Sowa, berbagai ritual adat dan pertunjukan budaya ditampilkan untuk memperkenalkan kekayaan tradisi Dayak Bidayuh kepada generasi muda maupun para pengunjung.
Beragam atraksi budaya seperti tarian tradisional, musik khas Dayak, hingga ritual adat yang sarat makna menjadi daya tarik utama yang selalu dinantikan masyarakat.
Tidak hanya menjadi perayaan budaya, Gawia Sowa juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat. Setiap penyelenggaraan acara, kawasan Jagoi Babang dipadati pengunjung dari berbagai daerah, termasuk wisatawan dari Malaysia.
Baca Juga: Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
Kehadiran ribuan pengunjung tersebut turut menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor kuliner, penginapan, transportasi, hingga produk kerajinan khas daerah.
Bagi masyarakat Dayak Bidayuh, Gawia Sowa memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sebuah festival tahunan. Perayaan ini menjadi pengingat bahwa perbedaan kewarganegaraan tidak mampu menghapus hubungan persaudaraan yang telah terjalin sejak lama.
Di tengah perkembangan zaman dan semakin terbukanya hubungan antarnegara, Gawia Sowa membuktikan bahwa budaya tetap menjadi jembatan yang mampu menyatukan masyarakat lintas batas.
Karena itu, setiap kali Gawia Sowa digelar, Jagoi Babang tidak hanya menjadi pusat perayaan budaya, tetapi juga menjadi tempat bertemunya kembali keluarga, sahabat, dan masyarakat Dayak Bidayuh yang dipersatukan oleh sejarah, tradisi, dan identitas yang sama.
Melalui Gawia Sowa 2026, masyarakat Dayak Bidayuh kembali menunjukkan bahwa batas negara hanyalah garis di peta. Sementara persaudaraan, budaya, dan warisan leluhur tetap hidup dan terus menghubungkan mereka dari generasi ke generasi.
Berita Terkait
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati
-
Rahasia Tinta Tato Dayak: Campuran Arang dan Gula Aren yang Masih Dipakai Secara Tradisional
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian