SuaraKalbar.id - Melihat minimnya perhatian pemerintah dalam membangun desa-desa di Sadaniang, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), menyurati Presiden Joko Widodo.
Adapun surat tersebut, disampaikan langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Fraksi Demokrat Dapil Sadaniang, Iman Lewi Kornelis Bureni ke Istana Negara di Jakarta Pusat, Selasa (22/3/2022).
“Saya sampaikan surat ini terkait tindaklanjut dari program Presiden, yang katanya membangun Indonesia dari pinggiran. Kecamatan Sadaniang itu masuk dalam program Kawasan Prioritas Pembangunan Nasional (KPPN) sejak tahun 2017,” kata Lewi, melansir Insidepontianak.com, jaringan suara.com.
Lewi mengatakan, sampai hari ini belum ada tindak lanjut apapun meskipun daerah itu sudah masuk KPPN.
Bahkan menurutnya, belum ada sesuatu yang bisa membuktikan program tersebut telah memberikan perubahan besar untuk masyarakat di Sadaniang. Maka melalui surat itu, dia berharap Presiden Jokowi meninjau kembali program KPPN Kecamatan Sadaniang.
“Surat ini adalah inisiatif BKAD Sadaniang, yang isinya memohon kepada Presiden Jokowi, untuk meninjau kembali, bahkan mengambil kebijakan soal program KPPN tersebut,” katanya.
Lewi mengatakan, program KPPN Sadaniang adalah program pemerintah pusat yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Mempawah, Erlina.
Meskipun semua keputusan dan kebijakan ada di pusat, Lewi menegaskan bahwa Bupati Mempawah tidak boleh diam saja melainkan, harus pro aktif menjemput bola, agar program itu berjalan baik.
“Bupati Mempawah tidak boleh hanya menunggu bola, harus pro aktif melakukan koordinasi terkait perencanaan yang sudah ditetapkan. KPPN ini sudah ada master plan nya yang disusun Kementerian PUPR dan konsultan dari pusat. Itu sudah sah, tinggal koordinasi Pemda dengan Bappenas atau Kementerian PUPR untuk tindaklanjutnya,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tanggapi Polemik Pergantian Ketua DPRD Kubu Raya, Sutarmidji : Harusnya Pergantian Pimpinan Tidak Pakai Voting
-
Lansia di Mempawah yang Kisahnya Sempat Viral Meninggal Dunia, Sahabat Terkejut, Kirim Doa Terbaik untuk Almarhum
-
Isu Pernikahan Ketua MK dengan Adik Jokowi Demi Muluskan 3 Periode, Gibran Beri Jawaban Menohok
-
Proses Naturalisasi Sandy Walsh Dkk Temui Hambatan, PSSI Minta Bantuan Presiden Jokowi
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
-
Lonjakan Perdagangan Ternak di Pasar Hewan Aceh Besar Jelang Tradisi Meugang Lebaran 2026
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter