SuaraKalbar.id - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, total biaya yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan duplikasi jembatan Kapuas I adalah Rp 47 miliar.
Sedangkan proses konstruksi pembangunan duplikasi Jembatan itu, saat ini sedang dalam tahap menuju pelelangan, yang rencananya akan dibuka pada 1 April nanti.
“Nanti juga sekaligus ada pelebaran Jalan Sultan Hamid II. Total anggaran sekitar Rp400 miliar, itu termasuk jembatan dan pelebaran. Kalau pembebasan lahan itu Rp47 miliar,” terangnya, melansir suarakalbar.co.id, jaringan suara.com, Kamis (31/3/2022).
Menurut Edi, anggaran untuk pembangunan jembatan sudah tersedia dengan menggunakan anggaran multi years yang bersumber dari Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN) tahun 2022 sampai dengan 2023.
Secara rinci Edi mengungkapkan bahwa Detailed Engineering Design (DED) duplikasi JK I masih perlu direvisi, untuk kemudian dilelang bulan April nanti, dan direncanakan pemancangan tiang pertama pada Juni mendatang.
Sedangkan untuk ukuran panjang jembatan, lanjut Edi, kurang lebih 400 meter mulai dari oprit jembatan sampai dengan turunan. Pelebaran jalan juga dilakukan mulai dari ujung Jalan Tanjungpura sampai keseluruhan Jalan Sultan Hamid II.
Meski proyek ini ditafsir mampu memperlancar 80 persen arus lalu lintas, namun Edi mengatakan, tidak menutup kemungkinan bisa saja terjadi kemacetan pada waktu tertentu.
“Misalnya saat kegiatan besar seperti hari raya dan acara besar lainnya yang mana kegiatan itu terpusat di Pontianak Timur maupun Pontianak Utara. Kalau kondisi normal, ini dipastikan akan mengurai kemacetan,” ucapnya.
https://amp.suarakalbar.co.id/2022/03/proyek-duplikasi-jembatan-kapuas-i-april-mulai-lelang/
Berita Terkait
-
Pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas I Akan Dilelang 1 April Total Anggaran Pembangunan Rp 400 Miliar
-
Juliansyah Bersyukur Meski Sempat Hilang Motor Miliknya Kini Sudah Kembali, Aksi Pelaku Terekam CCTV dan Viral di Medsos
-
Dekranasda Kalbar Sosialisasikan Hasil Kerajinan Kalimantan Barat kepada Siswa-siswi SMK
-
Bahaya! Jembatan Gantung Nyaris Putus Bikin Belasan Pelajar di Tanjabbar Terjatuh
-
Kabag Humas Setda Kapuas Hulu Jadi Tersangka Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Terminal Bunut Hilir
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal