Warga saat nyekar di kawasan TPU Babussalam, Gg Merak 1, Kecamatan Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Rabiansyah/suara.com)
Dirinya selalu bersyukur dengan penghasilan yang di dapat, dan tak pernah malu dengan pekerjaan yang saat ini ia lakukan.
"Kalau ditanyak malu ke ndak, ye ndak malulah karne kan bukan tindak kriminal lagi pula inikan halal, saye selalu bersyukur dengan pekerjaan ini, intinya ini halal," paparnya.
Sementara itu satu diantara penziarah, Hendra mengaku bahwa dengan adanya penjual bunga dan jasa tebas rumput membuat dirinya tidak repot lagi untuk membawa dari rumah.
"Kalau saya pribadi sih, saya lebih suka membeli bunga dan menggunakan jasa tebas rumput yang ada disini, karena hal ini juga bersifat saling tolong menolong, lagi pula mereka tidak ada memaksa untuk harus membeli," pungkasnya.
Kontributor: Rabiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026