SuaraKalbar.id - Berburu takjil menjelang berbuka puasa sudah seperti "budaya" bagi masyarakat Indonesia selama bulan suci Ramadhan. Takjil yang diburu pun memiliki aneka ragam jenis dan rasa, mulai dari asin, gurih, hingga segar dan manis.
Salah satunya yaitu Ce Hun Tiau, minuman khas Tionghoa yang tentu tidak asing lagi ditelinga masyarakat kota Pontianak.
Nama Ce Hun Tiau sendiri berasal dari bahasa Tio Ciu yang memiliki makna "Ce" artinya ubi, "Hun" artinya tepung, dan "Tiau" artinya balok. Nama ini ditunjukkan kepada 'bintang' utama dari minuman tersebut yaitu sebuah adonan tepung berbahan dasar tepung sagu yang dibentuk memanjang dan kemudian dipotong dengan ukuran yang lebih pendek.
Selain sang bintang utama Ce Hun Tiau, minuman ini biasanya juga berisikan bongko, ketan hitam, kacang merah, dan cincau yang kemudian disiram dengan kuah santan dan gula merah cair. Untuk menambah kesegaran, minuman ini juga bisa disajikan dengan es batu.
Minuman dengan berbagai isian topping ini tentu sangat cocok dikonsumsi usai menjalankan puasa karena memiliki cita rasa manis dan segar yang tentunya memanjakan tenggorokan.
Di kota Pontianak, minuman ini banyak ditemukan disepanjang jalan WR. Supratman yang dijual menggunakan gerobak oleh pedagang kaki lima dengan kisaaran harga mulai dari Rp. 8.000 - Rp. 12.000 rupiah per porsinya.
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
6 Makanan Buka Puasa Khas Cilacap Terfavorit, Rasanya Enak dan Cukup Mengenyangkan
-
Pantang Minum Es, Gibran Ungkap Sajian Berbuka Disantap Lagi Saat Sahur, Apa Menunya?
-
Jadwal Imsakiyah Kota Pontianak dak Sekitarnya Senin 11 April 2022
-
Pertamina Klaim Stok dan Penyaluran Solar Subsidi Aman di Kalbar, Masa Sih?
-
7 Makanan Khas Ketapang yang Paling Dicari, Ada Ale-Ale sampai Bakmi Kepiting
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
Terkini
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade
-
Perkuat Layanan untuk PMI, BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan