SuaraKalbar.id - Sebanyak 6 korban orang pekerja penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Goa Boma, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, tewas tertimbun longsor.
Kades Goa Boma, Amdan membenarkan kejadian tersebut. Enam orang tersebut tewas tertimbun tanah di lubang dompeng (lubang penambangan) pada Rabu (13/4/2022).
“Sampai saat ini saya belum dapat informasi nama-nama yang meninggal akibat tertibun tanah di lubang tersebut,” kata Amdan, melansir insidepontianak-jaringan suara.com- pada Sabtu (16/4/2022).
Sementara itu, Amdan memastikan korban tewas bukan warga desa Goa Boma.
Menurutnya, para pekerja itu tidak melapor ke desa saat mulai bekerja di penambangan.
Amdan menerangkan, kejadian longsor yang memakan korban jiwa di lokasi penambangan bukan terjadi kali ini saja. Kasus serupa terjadi 2021 lalu di lokasi yang tak jauh dari lokasi longsor saat ini.
“Lokasi kejadian saat ini di wilayah Bengkayang. Lokasi kejadian saat ini tak jauh dari lokasi kejadian tahun lalu.” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bengkayang belum dapat memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut.
Baca Juga: Menderita Stroke, Wakil Ketua DPRD Labura Amran Pasaribu Meninggal
Berita Terkait
-
Menderita Stroke, Wakil Ketua DPRD Labura Amran Pasaribu Meninggal
-
Disebabkan Penyakit Misterius, 7 Anak di India Meninggal dalam Sepekan
-
7 Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal, Tak Selalu Berarti Hal Buruk
-
CEK FAKTA: Ramai Kabar Krisdayanti Meninggal Akibat Dibekap Suami, Benarkah?
-
Tenggelam saat Mandi di Bendungan, 2 Bocah di Bener Meriah Tewas
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG