SuaraKalbar.id - Nama Gofar Hilman kembali naik ke permukaan usai dirinya beberapa waktu lalu dalam sebuah unggah di YouTube singgung rekan bisnisnya Arian Seringai.
Menanggapi hal tersebut, Arian Seringai kemudian lemparkan surat terbuka bagi Gofar Hilman yang disebarnya lewat akun pribadi sosial media Twitter milik Arian (15/4).
Dalam surat tersebut, Arian tampak membahas banyak hal, mulai dari kasus-kasus yang dialami Gofar, persoalan podcast, hingga soal bisnis restoran cepat saji yang mereka bangun yaitu Lawless Jakarta
Dalam surat terbuka itu, tampak Arian singgung Gofar yang dianggap telah meninggalkan bisnis mereka dan pasif sejak 2013.
"Sekarang, setelah segala macam keriuhan absurd ini, kami pikir-pikir sebenarnya lo yang meninggalkan kami sejak lama, tepatnya sejak 2013. Lo sudah pasif dengan semua kerja keras kita di Lawless Jakarta. Lo ingin membangun empire lo sendiri dan kami tidak pernah melarang sama sekali. Toh kami pikir, selain ingin mendukung apa yang lo ingin kerjakan, kami masih bisa mengerjakan Lawless Jakarta. Gue mencoba menghindari mengangkat permasalahan bersama yang sebenarnya juga kita sudah sepakati dengan solusinya terlepas itu fair atau nggak. Tapi ketika lo membawa permasalahan internal ke khalayak luas aka publik, rasanya fair untuk mereka juga mengetahui apa yang sebenarnya terjadi," mengutip dari surat terbuka yang ditulis Arian.
Gofar Hilman dan Arian dikenal merupakan teman yang akrab, hal inilah yang menjadi salah satu perhatian netizen dikolom komentar yang menganggap tak seharusnya mereka membangun bisnis bersama sejak awal.
"Yang berat dari membangun bisnis bersama teman adalah menghilangkan rasa gak enak. Sudah semestinya memang untuk jalan sendiri-sendiri, walaupun lawless tanpa gofar mungkin jadi sedikit berbeda. Tetap respect!" Tulis seorang netizen.
"Udahlah ngeluarin gopar itu murni keputusan bisnis, untuk menyelamatkan merek usaha, dan karena lawless adalah PT, sudah selayaknya itu menjadi keputusan bisnis, gak perlu tambah ini itu. Bisnis ya bisnis, konco yo konco," ketik netizen.
"Gua dari dulu selalu percaya "JANGAN BISNIS SAMA TEMAN". Tp temen2 gw selalu kasih contoh. Tuh lawless aja bisa. Temenan sambil bisnis. Nah ternyata. Dari 2013 ternyata udah ada perang dingin. Gak di omongin akhir'a meledak. Emang Paling bener bisnis sendiri. Bayar orang," tambah netizen lain.
Baca Juga: Viral Video Nyanyi Lagu Indonesia Raya Sebelum Salat Tarawih, MUI: Lecehkan Agama dan Negara
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Viral Video Nyanyi Lagu Indonesia Raya Sebelum Salat Tarawih, MUI: Lecehkan Agama dan Negara
-
Driver Ojol Ini Ngaku Digebuki Klithih, Ternyata Hoaks karena Takut Istri
-
Reputasi Brand Anggota Boy Group Bulan April 2022 Resmi DiRilis, G-Dragon Masuk Top 3!
-
Pak Mulyono Driver Ojol Pertama Indonesia Ungkap Kisah Awal saat Bekerja, Dilempar Balok dan Dikalungi Sajam oleh Opang
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Bandara Lombok Perketat Pengawasan Penumpang Antisipasi Virus Nipah
-
Pengiriman Narkotika Jaringan Antar Pulau Digagalkan, 15,7 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Ekstasi Disita
-
Ibu dan Anak WN Taiwan Dideportasi dari Taiwan karena Langgar Peraturan Keimigrasian
-
Waspada! Kanker Usus Besar Mengintai Usia Muda, 30 Persen Pasien Berusia di Bawah 40 Tahun
-
Stok Beras Bulog Kalbar Aman Jelang Imlek, Cap Go Meh, dan Ramadan 2026, Capai 12 Ribu Ton