SuaraKalbar.id - Cerita sukses usaha dagang kue kering musiman datang dari Mukaromah, Warga Pontianak, Kalimantan Barat. Berkat kegigihan usaha dagang kue kering saat jelang lebaran,warga asli jalan Imam Bonjol, Pontianak, Kalimantan Barat ini mampu meraup untung hingga ratusan juta rupiah.
Mukaromah memulainya sejak beberapa tahun yang lalu. Berawal dari dagang kue rumahan, hingga akhirnya dia menjual dagangannya itu disebuah ruko persis dekat lokasi rumahnya.
"Jualan ini bermula dari awalnya dirumah, setelah itu kita buka depan rumah, setelah itu baru kita pakai ruko jualannya,"katanya kepada suara.com, Rabu(20/04/2022).
Wanita 32 tahun ini bercerita, sejak covid-19 melanda di Kalbar, usahanya nyaris gulung tikar. sebab sepi dari pembeli dan aktivitas berkurang. Namun dia tak menyerah, Mukaromah terus mencoba berdoa dan berusaha untuk menjajakan kuenya kepada orang terdekat dengan cara menjual kue kering setiap hari.
"Empat tahun sebelumnya kita sudah jualan, pas lagi Covid kami tutup sementara. Nah dari 2021 kemarin buka merintis lagi sampai sekarang jualan harian tidak musiman lagi,"ceritanya.
Rajin mengais tembolok berisi, Peribahasa ini cocok untuk kegigihannya. Hingga kini usaha yang dirintisnya itu akhirnya tak pernah sepi dari pembeli. Dia tak sendiri, Mukaromah juga bantu oleh 10 orang rekannya untuk melayani para pembeli yang berdatangan.
"Alhamdulilah, banyak sekali pengunjung akhir-akhir ini, kita juga buka dari jam 10 pagi sampai jam 12 malam. Kadang rumah kita masih digedor kalau masih ramai pengunjung,"ujarnya.
Banyak tantangan dalam membangun usahanya itu. Bahkan di awal-awal produksi, penjualannya masih terbilang sedikit. Namun saat ini diketahui dia telah mampu menjual hingga ratusan pack jenis kue kering. Kue yang dijual didatangkan pula dari luar pulau Kalimantan.
"Ada dari Bandung dari Jogja, Jawa Timur, Garut, Jakarta,"ungkapnya.
Baca Juga: Imbau Masyarakat Mudik Lebaran Sebelum Tanggal 28 April, Kapolri: Menghindari Puncak Arus Mudik
Tak hanya dari luar saja, Mukaromah juga menjual kue-kue produksi lokal di Kalimantan Barat. Sebab, dengan begitu dia juga mendukung upaya meningkatkan penghasilan bagi warga lokal yang berkecipung dalam pembuatan kue.
"Ada sekitar 250 jenis kue yang ada disini, untuk kuenya ada juga yang dari lokal. Kue-kue lokal itu ada seperti kripik talas, karena kita juga ingin meningkatkan penghasilan dari warga lokal disini juga,"jelasnya.
Harga yang ditawarkan pun bervarisi, mulai dari Rp15 Ribu hingga Rp 40 Ribu.
"Kami juga ada langgganan tetap, kue nya mulai dari harga Rp. 15 ribu per kantong, sampai Rp. 40 Ribu,"katanya lagi.
Mukaromah katakan keuntungan yang diraupnya bisa mencapai ratusan juta rupiah. dia juga membocorkan rahasianya berhasil mengantongi untung besar.
Menurutnya, kunci keberhasilan dalam menjalankan usaha adalah tidak pernah lupa untuk bersedekah. Sebab dengan bersedekah, kata dia, akan ada banyak yang mendoakan dan usaha yang dijalani itu menjadi berkah.
Berita Terkait
-
Imbau Masyarakat Mudik Lebaran Sebelum Tanggal 28 April, Kapolri: Menghindari Puncak Arus Mudik
-
Pemerintah Tetapkan 10 Hari Cuti Bersama, Arzeti Bilbina Antusias
-
Bus Pariwisata Dilarang Parkir di Pantai Saat Libur Lebaran, Ini Alasannya
-
4 Kue Khas Banjarmasin, Enak Dihidangkan saat Lebaran
-
15 Inspirasi Parcel dan Hampers untuk Bingkisan Lebaran 2022
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian