SuaraKalbar.id - Peristiwa kebakaran terjadi di Pasar Semparuk Sebangkau, Desa Semparuk Sebangkau, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Kebakaran tersebut menyebabkan tiga unit rumah terbakar yakni milik Bujang Nato, Laila dan Cik Anteng, Kamis (21/4/2022) malam.
Kejadian bermula ketika Bujang sedang menonton televisi di rumahnya. Istrinya yang berada di dalam kamar tiba-tiba mengeluh ada asap yang masuk dari ventilasi. Saat itu sekitar pukul 22.25 WIB. Selesai menonton televisi, Bujang ke toilet menyikat gigi.
Tak berselang lama, istrinya di kamar mendengar suara bising dari rumah Laila, Bujang diminta istrinya memeriksa. Bujang belum menyadari, ternyata api sudah membesar, dan perlahan merayap ke dinding rumahnya.
“Saat saya keluar melihat rumah Laila kebakaran. Saya masuk dan menyelamatkan dua anaknya yang masih tidur di kamar. Laila terlihat gamang dan kebingungan. Setelah anaknya selamat saya berusaha mengeluarkan seperti motor milik Laila, karena kunci stang motor itu tak bisa dikeluarkan,” kisah bujang dilansir dari insidepontianak-jaringan suara.com-
Merasa kesulitan mengeluarkan motor Laila, Bujang pun melepaskan motor tersebut. Spontan dia ingat dengan sepeda motor miliknya di rumah. Dia keluar dan menyelamatkan sepeda motornya sendiri. Ketika itu api sudah merembet dan membakar sebagian rumahnya.
“Sudah tak sempat lagi menyelamatkan harta benda dan surat-surat berharga. Hanya pakaian sehelai sepinggang. Saat mau mengeluarkan motor Laia saja, api dari atap sudah terasa panas di punggung. Itulah saya langsung keluar,” katanya.
Kebakaran itu terjadi begitu cepat. Dari rumah Laila, api merembet ke rumahnya dan rumah Cik Anteng. Bujang berterimakasih kepada warga setempat dan seluruh relawan Pemadam Kebakaran yang datang membantu, walaupun rumahnya dan Laila rata dengan tanah.
Kini ketiga korban kebakaran harus menumpang ke rumah tetangga. Mereka butuh bantuan bahan makanan, dan pakaian dari para dermawan. Semoga ada yang membantu
Baca Juga: Kuasa Hukum Ungkap Kejanggalan Penangkapan Ujang Sarjana, Klaim Kliennya Bukan Preman
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum Ungkap Kejanggalan Penangkapan Ujang Sarjana, Klaim Kliennya Bukan Preman
-
Ganjar Pranowo Sidak Pasar Wage Purwokerto, Temukan Hal Mengjutkan Soal Kenaikan Harga
-
Jokowi Merespon Permintaan Pedagang di Pasar Bogor Soal Dugaan Dikriminalisasi
-
Jadwal Buka Puasa Sambas Hari Ini Jumat 22 April 2022 Lengkap dengan Doa Buka Puasa
-
Berbanding Terbalik dengan Pedagang Buah yang Curhat ke Jokowi, Kesaksian Pedagang Lain Soal Penangkapan Ujang Sarjana
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara