SuaraKalbar.id - Pos Pemeriksaan Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, mengalami tren peningkatan angka arus mudik pada sepekan menjelang perayaan Idul Fitri.
Sebenarnya, peningkatan arus mudik bermula sejak dibukanya pintu perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut pada 1 April lalu, namun tren semakin meninkat saat sepekan menjelang Idul Fitri 1443 Hijriah.
Sehingga saat ini untuk arus orang, barang, dan kendaraan di PLBN Entikong sudah berjalan sebagaimana mestinya.
"Sejak dibukanya PLBN Entikong ini pada dari bulan Maret hingga April 2022, untuk bulan Maret itu angka kedatangan Warga Negara Indonesia (WNI) sebanyak 4.135 orang dan mereka itu kebanyakan para Pekerja Migran Indonesia (PMI)," kata Administrator Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Viktorius Dunand SE MSi, di Entikong, Sanggau, Senin.
Baca Juga: Face of Indonesia: Nah Project, Sneakers dari Bandung yang Jadi Favorit Jokowi
PLBN Entikong sendiri menjadi salah satu pintu masuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) sesuai Surat Edaran Kasatgas COVID-19 No. 15 tahun 2022 yang mulai berlangsung pada Maret lalu.
Sementara itu, pada bulan April, sejak dibuka secara normal pada tanggal 1 hingga tanggal 25, PLBN Entikong mencatat arus kedatangan orang dari Tebedu, Pos Lintas Batas Negara di wilayah Malaysia, tercatat ada 3.949 orang yang masuk ke Indonesia.
"Jika dilihat dari angka tersebut, belum habis bulan April jumlah itu sudah mendekati angka empat ribu," terangnya lagi.
Menurut Viktorius, mereka yang masuk tersebut, sebagian besar merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) dan pelaku perjalanan mandiri dengan alasan kesehatan (berobat ke Kuching, Malaysia).
"Namun, untuk lamanya jam pelayanan di PLBN Entikong masih menyesuaikan dengan kondisi pandemi," katanya.
Baca Juga: Jangan Takut Kehabisan Tiket, Kemenhub Siapkan Kereta Tambahan untuk Pemudik
Jika sebelum pandemi, pelayanan di kawasan PLBN Entikong berlangsung selama 12 jam, dibuka dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Maka pada pandemi ini, pelayanan buka selama enam jam, sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. "Hal itu dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh para petugas kami," terangnya.
Berita Terkait
-
Sandy Walsh Tuntut Main Penuh, Yokohama Marinos Dalam Bahaya, Kok Bisa?
-
Kata AFC dan Media Asing Soal Ole Romeny Pecundangi Striker Inter Milan
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
Sepak Terjang Yaman U-17, Bisa Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
-
Mudik Balik Lebaran 2025: Pilih Waktu Tepat, Pulang Jadi Nikmat
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Penghargaan The Asset Triple A: BRI Jadi Pemenang Best Issuer for Sustainable Finance
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025