SuaraKalbar.id - Ribuan masyarakat kota Pontianak berbondong-bondong memadati Pasar Rakyat Tengah di Jalan Asahan, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa(26/04/2022). Pasar tradisional di Kota Pontianak ini masih menjadi andalan warga untuk berbelanja pakaian saat menyambut hari raya Idul Fitri.
Saking padatnya pengunjung yang berdatangan, membuat sejumlah pedagang dibuatnya kewalahan menghadapi ramainya para pembeli.
Salah seorang pedagang, Anton mengatakan tahun ini pengunjung pasar terlihat melonjak drastis dibanding tahun sebelumnya. Ia juga mengaku kewalahn saat mengahadapi para pembeli yang bedatangan di lapak dagangannya.
"Ramai tahun ini bang, mana motor, mana orang jalan kaki, yang membeli pun secara bersamaan datang, kewalahan juga kita,"katanya kepada suara.com, Selasa(26/04/2022).
Sementara itu, Pedagang lainnya, Firwansyah menambahkan jika dilihat dalam minggu ini memang terlihat warga ramai datang untuk berbelanja dari pada awal-awal masuknya ramadan. Harga yang ditawarkan kepada pembeli di pasar tradisional ini juga terjangkau. Mulai dari baju, celana hingga peralatan untuk Sholat Idul Fitri.
"Dalam satu minggu ini baru terlihat para warga berbelanja, dari awal masuk ramadan sampai pertengahan memang agak sepi,"jelasnya.
Ditengah persaingan bisnis berdagang secara online di era moderen ini, Firwansyah juga mempunyai siasat tak kalah menariknya untuk menarik perhatian para pelanggan.
"Meski situasi sekarang ini, kita tetap bertahan pastinya. Meskipun orang ada juga yang berbelanja secara online tapi kita juga harus mempunyai ide kreatif untuk menawarkan kepada pelangga, misal menawarkan produk yang baik dan kualitas mesti dijaga juga,"ujarnya.
Salah seorang pembeli, Sulastri mengungkapkan meski pasar tersebut ramai dipadati oleh pengunjung, namun tak menyurutkan keinginnya untuk berbelanja. Setiap menjelang lebaran dirinya tak hanya berbelanja baju, namun juga mencari untuk keperluan perayaan hari raya Idul Fitri seperti sajian kue kering dan manisan.
"Memang ramai sih, tapi mau diapakan, ini momen menyambut lebaran. Selain belanja baju, saya juga memang setiap tahunnya kesini untuk belanja kebutuhan kue lebaran bahkan manisan,"pungkasnya.
Kontributor: Diko Eno
Berita Terkait
-
Pria Diduga Preman Marah-Marah di Pasar Sampai Dikasih Uang Pedagang, Polisi Sebut ODGJ, Warganet: Bisa Naik Motor?
-
Curhatan Pemudik di Stasiun Pasar Senen: Mudik Sekarang Enak, Gak Ribet
-
Kendaraan Pemudik Terpantau Mulai Lalui Jalur Selatan Cianjur, Polisi Ingatkan Hal Ini
-
Rekomendasi Film Bertema Sepak Bola untuk Temani Libur Lebaran
-
Jelang Lebaran Idul Fitri 2022, Harga Cabai di Karangasem Semakin Pedas
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG