SuaraKalbar.id - Shin Tae-yong mengucapkan permintaan maafnya kepada suporter Indonesia setelah tim asuhannya gagal menaklukkan Thailand pada semifinal SEA Games 2021 di Vietnam.
Terlebih, cukup banyak suporter Indonesia yang datang ke Vietnam untuk menyaksikan tim kebanggaannya berlaga.
"Minta maaf atas kekalahan hari ini. Ke depannya, akan bermain lebih maksimal agar tidak mengecewakan fans Indonesia," ungkap Shin, saat konferensi pers usai laga kontra Thailand di Stadion Thien Truong, Nam Dinh, Vietnam, Kamis.
Akibat kekalahan tersebut, Tim nasional U-23 Indonesia gagal melangkah ke final cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2021. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia dikalahkan Thailand dengan skor 0-1.
Satu-satunya gol pada pertandingan itu dilesakkan oleh pemain senior Thailand Weerathep Pomphan pada babak tambahan pertama.
Kekalahan itu mengulang pencapaian SEA Games 2015 dan 2017 ketika skuad Garuda Muda juga gagal ke fase puncak.
Selain itu, kekalahan melawan Thailand membuat skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong juga tak bisa memenuhi target PSSI untuk merebut medali emas SEA Games 2021.
Saat ini, harapan yang tersisa adalah mendapatkan medali dari sepak bola putra masih ada dengan memperebutkan medali perunggu. Pada Minggu (22/5) mendatang.
Indonesia akan melawan tim Malaysia yang baru dikalahkan oleh Vietnam selaku tuan rumah dari partai semifinal lain.
Baca Juga: Permohonan Maaf Shin Tae-yong usai Kalah dari Thailand
Berita Terkait
-
Permohonan Maaf Shin Tae-yong usai Kalah dari Thailand
-
Timnas Indonesia U-23 Hadapi Malaysia di Perebutan Perunggu Sepak Bola SEA Games 2021
-
Tundukkan Malaysia, Vietnam Hadapi Thailand di Final Sepak Bola SEA Games 2021
-
Dibungkus Vietnam 1-0, Harimau Malaya Tantang Garuda Muda di Partai Perebutan Perunggu Sepakbola SEA Games 2021
-
Shin Tae-yong Minta Maaf atas Kekalahan Timnas Indonesia U-23 dari Thailand
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah