- Lion Parcel mendukung perluasan pasar kuliner Pontianak melalui layanan pengiriman cepat BOSSPACK dengan durasi satu hari ke Jakarta.
- Fitur Kulioner pada aplikasi Lion Parcel memudahkan pelanggan membeli berbagai oleh-oleh khas Pontianak untuk dikirim ke berbagai daerah.
- Pelaku usaha kuliner lokal merasa terbantu dengan layanan logistik yang aman dan efisien dalam menjaga kualitas produk makanan.
SuaraKalbar.id - Pontianak dikenal dengan ragam kulinernya, mulai dari kue tradisional hingga oleh-oleh khas yang banyak diminati wisatawan maupun warga perantauan. Tingginya permintaan dari luar kota membuat pelaku usaha kuliner di Pontianak semakin mengandalkan layanan pengiriman untuk memperluas pasar.
Melihat potensi tersebut, Lion Parcel memperkuat perannya dalam mendukung distribusi produk lokal melalui berbagai solusi logistik, termasuk layanan pengiriman cepat untuk produk makanan yang bersifat time sensitive.
Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, menyebut Pontianak sebagai contoh bagaimana produk lokal dapat berkembang lebih luas dengan dukungan distribusi yang tepat.
“Pontianak adalah salah satu contoh bagaimana produk lokal dapat berkembang lebih luas ketika didukung distribusi yang tepat. Untuk mendukung kebutuhan pengiriman makanan yang cenderung time sensitive, Lion Parcel menghadirkan layanan BOSSPACK dengan estimasi pengiriman satu hari untuk rute Pontianak-Jakarta dengan tarif mulai dari Rp25.000 per kilogram,” ujar Kenny.
Selain layanan pengiriman cepat BOSSPACK, Lion Parcel juga menghadirkan fitur Kulioner di aplikasi mereka. Fitur ini memungkinkan pelanggan membeli langsung berbagai kuliner khas daerah, termasuk dari Pontianak, seperti kue lapis, chai kue/choi pan, kue bingke, lempok durian, hingga hekeng, yang kemudian dikirim menggunakan jaringan logistik Lion Parcel.
Pengguna cukup mengunduh aplikasi Lion Parcel dan melakukan pemesanan melalui menu Kulioner untuk mengakses produk-produk tersebut.
Dukungan layanan logistik ini juga dirasakan pelaku usaha kuliner di Pontianak, salah satunya Le Gita Cakes yang telah berdiri sejak 1972. Pemiliknya, Djohan Halim, menilai pengiriman yang cepat dan aman menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas produk.
“Sebagai produk makanan, kue lapis membutuhkan penanganan yang lebih hati-hati dan pengiriman yang tepat waktu. Karena itu, kami harus memilih partner logistik yang bisa dipercaya agar produk sampai dengan aman dan pelanggan tetap puas. Saya sudah menggunakan Lion Parcel cukup lama karena pengirimannya cepat dan aman. Yang paling saya apresiasi adalah timnya yang responsif, jadi kami bisa bekerja sama dengan baik untuk melayani pelanggan dan mengembangkan bisnis,” kata Djohan.
Manfaat serupa juga dirasakan La Gramma, toko kue di Pontianak yang mengalami lonjakan permintaan pada momen-momen tertentu seperti Tahun Baru Imlek dan Idulfitri. Head Admin La Gramma, Rahmi Puspita Sari, mengatakan layanan pengiriman membantu menjaga kelancaran operasional.
Baca Juga: Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
“Lion Parcel sangat membantu, terutama fasilitas free pick up yang terjadwal setiap hari. Jadi tim kami bisa lebih fokus pada produksi dan melayani pelanggan. Selain itu, ketika volume pengiriman sedang tinggi dan ada kendala tertentu, Lion Parcel juga sangat responsif dalam membantu mencari solusi sehingga proses pengiriman tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Pelaku usaha oleh-oleh juga merasakan dampak positif layanan ini. Toko Alfa Lim mencatat peningkatan pengiriman ke berbagai daerah, terutama ke Jakarta, seiring banyaknya pelanggan yang merupakan perantau.
“Sekarang banyak pelanggan yang beli terus dikirim ke luar kota, atau warga sini yang sudah merantau dan menghubungi saya untuk beli. Sejauh ini pengiriman paling banyak masih ke Jakarta. Saya selalu pakai Lion Parcel, karena selain pelayanannya baik, saya sudah dekat juga dengan timnya karena langganan sejak dulu. Kalau ada kiriman, tinggal hubungi aja. Mereka akan jemput,” kata Lim Mui Hong, pemilik Alfa Lim.
Hal serupa juga disampaikan Pondi, pemilik toko oleh-oleh Along, yang menilai layanan pengiriman membantu memperluas pasar hingga ke berbagai wilayah di Indonesia.
“Sejauh ini pakai Lion Parcel aman, harga juga kompetitif dengan pengiriman tepat waktu,” ujarnya.
Dengan dukungan layanan logistik yang semakin terintegrasi, pelaku usaha kuliner dan oleh-oleh di Pontianak kini memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau pasar nasional. Selain memperluas distribusi, layanan ini juga menjadi penghubung penting antara cita rasa khas daerah dan konsumen di berbagai kota, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Berita Terkait
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Mengapa Anak di Bawah Umur Masih Bisa Masuk Tempat Hiburan Malam di Pontianak?
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Pendapatan Hampir Sesuai Target, Mengapa Ada Rp138 Miliar Dana Tersisa di APBD Pontianak?
-
BPR Pontianak Disebut Garda Terdepan UMKM, Mengapa Banyak Usaha Kecil Masih Sulit Naik Kelas?
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram