SuaraKalbar.id - Hampir menginjak 8 juta penonton, Film KKN di Desa Penari semakin laris menjadi salah satu tontonan film horror yang paling dicari masyarakat Indonesia sejak resmi rilis di bioskop Indonesia pada 30 April 2022 lalu.
Meskipun demikian, belakangan ini ternyata banyak beredar kabar tak mengenakan dari sisi belakang layar yang dibagikan oleh para pemeran dari desa Ngluweng Ngleri Gunung Kidul, tempat dilakukannya proses syuting film tersebut.
Berbagai kabar yang dibagikan tersebut seperti pemeran hantu yang ternyata dibayar Rp. 75 ribu dalam satu adegannya dan tak boleh menghapus make up seharian hingga yang terbaru ini mengenai para pemeran hantu yang ternyata belum menonton film tersebut.
Lewat akun sosial media TikTok @dissylicious, seorang pemeran hantu bernama Subardoni menyebutkan bahwa ia dan para warga sekitar belum sempat menonton film KKN di Desa Penari walau sangat ingin karena jauh dari bioskop.
"Pengennya nonton bareng sama warga di bioskop secara gratis gitu,...tapi gak tahu bioskop itu dimana, harganya berapa. Maklum, ini di dusun jadi pengalaman seperti bioskop masih jauh," ucap Subardoni menjelaskan.
Selain itu, Subardoni juga mengharapkan pihak MD Entertainment dapat membantu memfasilitasi keinginan warga setempat agar dapat menyaksikan film yang mereka perankan tersebut.
"Harapan saya itu, kalau bisa dari tim produksi atau yang punya film itu memfasilitasi nonton bareng bersama masyarakat sini," harap Subardoni.
Video tersebut akhirnya menarik perhatian publik, banyak netizen yang merasa simpati dan berbondong-bondong menandai akun TikTok milik MD Entertainment agar harapan para warga tersebut dapat terwujud.
"@MD Entertainment tolong lahhh gimana sih produksi film besar-besaran profitnya juga gede tapu masa gabisa giring satu desa warga untuk nnton dikota gratis sihh," protes netizen.
Baca Juga: 4 Nilai Moral Film KKN di Desa Penari
"kasian mereka pak warga yg ikut terlibat film kkn ini pengen bangett nonton film kkn@MD Entertainment," ketik netizen.
"@MD Entertainment sudah sukses loh filmnya,,tolonglah,,balas budinya cuma minta di kasih nonton bareng secara gratis gitu aja loh... ksian," tambah netizen lainnya.
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Pengrawit Asal Banyuwangi Ini Sempat Dihampiri Kakek-kakek saat Syuting Film KKN di Desa Penari: ndek kene ojo aneh-aneh
-
Ubaid Berbagi Cerita Pengalaman Mistis saat Memerankan Penabuh Gamelan Film KKN di Desa Penari
-
Beredar Foto Diduga Mahasiswa Asli KKN di Desa Penari, Publik Ungkap Kemiripan
-
Fakta-fakta Wahana Misteri KKN di Desa Penari yang Disambangi NCT Dream
-
4 Nilai Moral Film KKN di Desa Penari
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?