SuaraKalbar.id - Beberapa waktu lalu sebuah pesantren menjadi viral di sosial media Twitter karena mengadakan acara pernikahan massal bagi setiap pesertanya dan baru akan bertemu untuk pertama kalinya dengan calon pasangan 10 menit sebelum akad berlangsung (27/5).
Lewat akun Twitter @AREAJULID, seorang netizen tampak membagikan grid tangkapan layar mengenai kegiatan pernikahan massal tersebut yang bersumber dari akun TikTok @yuganebuumi.
Dalam video yang beredar, tampak perekam memperlihatkan gerombolan pengantin perempuan yang tengah duduk menanti waktu akad mereka.
"Dinikahkan tanpa tahu calon suaminya siapa, darimana, bagaimana orangnya dan semua ketakutan yang kalian fikirkan tentang jodoh, 10 menit sebelum akad baru diumumkan siapa yang akan menjadi suami tiap mempelai nantinya," tulis pemilik akun @yuganebuumi.
Selain itu, pemilik akun juga menyebutkan bukan hanya para pengantin yang tak mengetahui siapa calon pasangan mereka, namun orang tua dan wali para pengantin pun tak mengetahui siapa orang yang akan dijodohkan dengan anak mereka.
"Para orang tua (dan) wali pun tidak tahu.. anak-anaknya akan berjodoh dengan siapa...," tambah @yuganebuumi dalam videonya.
Acara pernikahan massal tersebut lantas banyak menarik perhatian publik. Banyak netizen yang berdebat soal pernikahan tersebut karena dinilai seharusnya pasangan harus saling mengenal atau mengetahui jauh sebelum akad soal calon jodoh mereka.
"Malah bikin takut, kalo taaruf aja kan masih ada komunikasi sebelumnya tapi lewat orang lain dan ketemu pun harus dengan orang tua cmiiw, kalo ini masuknya maksa atau suka rela ya?" Tanya seorang netizen.
"Mau ini udah ada proses seleksi yang ketat buat yang ikut atau nggak, nikah kok rasanya dapet mystery box gini? Taaruf aja gk benar-benar blind pairing, dikasih waktu buat kenalin siapa pasangannya dulu luar dalem. Mau itu hafidz yang dipasangin atau siapapun, ada jaminan mereka baik?" Ketik netizen lainnya.
Baca Juga: Citra Kirana Diduga Tahu Rezky Aditya Punya Anak di Luar Nikah, Tutupi Aib?
"tapi itu menyalahi syari'at juga ajaran Rasulullah SAW. itu harus bertemu, harus kenalan sama orangnya, bahkan kalau berniqab pun harus dilihat wajahnya juga lho. kalo kayak gitu mah ya apa bedanya ama judi dan mengundi nasib, sama sama gambling kan wkwk," tambah netizen lain.
Meskipun demikian, ada pula netizen yang memberikan pembelaan bahwa proses pernikahan massal tersebut sudah mendapatkan persetujuan tiap pasangan jika memang baru akan berkenalan setelah akad pernikahan.
"ini ponpes samping rumahku, emang ini udah tradisi haul, yang ikut nikahan massal tu bukan sembarang orang, mereka (sepengetahuan aku) hafidz&hafidzul Qur'an, mereka udah saling setuju untuk dinikahkan tp emang bener mereka gatau akan dinikahkan dengan siapa," tulis netizen.
"Kalau mereka sudah belajar dengan guru yang tepat dan ilmu yg sesuai syari'at Islam, InsyaAllah pernikahan ini gak seperti yang diprasangkakan kita-kita yang ilmunya jauh dari kata memadai. Resiko KDRT, cerai, dan sebagainya pasti ada, tapi bukan karena mereka menikah dengan cara ini," bela netizen lain.
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Citra Kirana Diduga Tahu Rezky Aditya Punya Anak di Luar Nikah, Tutupi Aib?
-
Sederet Artis Menikah di Rumah, Ada Maudy Ayunda hingga Nikita Willy
-
Suami Ketua MK, Apa Pekerjaan Idayati Adik Jokowi yang Baru Menikah?
-
Waspada! 4 Tanda Ini Tunjukkan Pacarmu Seorang Pengontrol yang Andal
-
Terpopuler: Pasangan Sesama Jenis Berhubungan Intim di Rumah Kontrakan, Anak Ridwan Kamil Terseret Arus Sungai di Swiss
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG