SuaraKalbar.id - Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengajak masyarakat untuk mendoakan Emmeril Khan Mumtadz, putra pertama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang hilang terseret arus saat berenang di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada Kamis (26/5).
"Terkhusus untuk Gubernur Jawa Barat Bapak Ridwan Kamil, tengah diuji melalui salah satu putra beliau tercinta yang kita ketahui bersama mendapatkan musibah di wilayah sungai Aare di Swiss," ungkap Ustaz Adi Hidayat dalam youtube channelnya, Rabu.
Dalam tayangan channel Youtube-tersebut, Ustaz Adi Hidayat mengajak semua umat Muslim di Indonesia untuk meluangkan waktu sejenak berdoa memohon kepada Allah SWT, agar mereka yang tengah diuji dengan musibah diberikan kesabaran ekstra kekuatan bahkan keikhlasan di dalam jiwa.
Ustaz Adi Hidayat mendoakan agar Eril mendapatkan takdir terbaik dari Allah SWT sekaligus keluarga diberikan kekuatan terbaik, dalam ikhtiar proses pencarian Eril oleh tim SAR Swiss.
"Semoga Allah memberi kekuatan lebih, kebahagiaan terdalam dan memberikan kecerahan hikmah dibalik setiap musibah. Semoga Allah SWT memberikan segala takdir terbaik untuk adinda Eril," ucapnya.
Ustaz Adi Hidayat meminta masyarakat untuk terus menghadirkan empati pada pihak-pihak yang terkena musibah.
Menurutnya, upaya-upaya baik harus dihadirkan agar Eril mendapatkan takdir yang baik.
"Saya berharap, setiap orang mengembangkan empati pada pihak yang terkena musibah. Agar tidak menghadirkan satu upaya yang menjauhkan pada takdir baik," kata UAH.
Kepada keluarga, UAH pun menganjurkan untuk sering membacakan Surat Al Fatihah dan Al An'am Ayat ke-59 selama proses pencarian Eril.
UAH Menerangkan, surat tersebut harus sering dibaca sebagai salah satu bentuk ikhtiar untuk keselamatan Eril.
Dalam proses pencarian, pihak keluarga juga intens berkomunikasi dan meminta pendapat dari para ulama.
Komunikasi dilakukan mulai dari Majelis Ulama Indonesia hingga Ustaz Adi Hidayat atau disebut UAH.
Kakak Kandung Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman mengungkapkan pihaknya berkonsultasi dengan ulama guna mengetahui apa yang seharusnya dilakukan sesuai dengan syariat Islam terkait kondisi Eril yang masih belum ditemukan.
Pihak keluarga Ridwan Kamil sendiri memastikan ketegaran atas apapun takdir yang menimpa Eril.
Erwin Muniruzaman mengungkapkan setelah pencarian di hari kelima selesai, dan belum menemukan titik terang, keluarga sudah mulai ikhlas.
"Kang Emil, Teh Lia (panggilan Atalia) dan pihak keluarga memang sudah ikhlas, apapun yang akan menjadi takdir dari A Eril," ungkapnya. Antara
Berita Terkait
-
Perkembangan Terkini Pencarian Eril: Klub Penyelam hingga Berbagai Unsur Masyarakat Dilibatkan
-
Kakak Ridwan Kamil Ungkap Peran Eril Hingga Warga Bisa Selamatkan Zara sang Adik dari Sungai Aare
-
Akun YouTube Sebar Penemuan Anak Ridwan Kamil di Dasar Sungai, Ini Faktanya
-
Emmeril Kahn Mumtadz Belum Ketemu, Polisi Kota Bern Terus Intensifkan Pencarian
-
Heboh Hoaks Anak Ridwan Kamil Ditemukan Tersangkut di Pohon Dasar Sungai, Disebarkan Akun YouTube
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Ini Empat Infeksi Paru-Paru yang Perlu Diwaspadai
-
Pasokan LPG 3 Kg Subsidi di Nanga Pinoh Lancar Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Harga Rp21 Ribu
-
Kisah Slamet, Muslim Penjaga Kelenteng Tengah Laut Kubu Raya Selama 30 Tahun
-
Potret Toleransi di Kalbar: Kisah Pak Udin, Muslim Tuli yang Bekerja di Vihara Sungai Kakap
-
Lebih dari 54 Juta Warga Miskin Belum Terlindungi PBI JK