SuaraKalbar.id - Pada hari Minggu (5/6) lalu muncul unggahan di Twitter yang menarasikan bahwa Presiden Joko Widodo membagi-bagikan kaus sebagai kampanye tiga periode.
Unggahan yang menyertakan video berdurasi dua menit 17 detik itu mengklaim kampanye tiga periode itu dilakukan saat kunjungan ke Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.
Hingga Jumat (10/6) petang, unggahan itu mendapatkan 679 komentar dari para netizen.
Selian itu, warganet juga melakukan unggah ulang hingga 1.172 kali, dan disukai lebih dari 1.400 pengguna lain Twitter.
Berikut narasi yang disematkan dalam unggahan itu:
"Nah ini dia vidionya …ternyata Jokowi dan istrinya yg menyebarkan kaos Jokowi 3 periode….ayo Jokowi berani tangkap gak …”
Namun, benarkah Presiden Jokowi membagi-bagikan kaus ‘Jokowi 3 Periode? saat kunjungan ke Kabupaten Ende, NTT?
Penjelasan:
Klaim yang menyebut Presiden Joko Widodo membagi-bagikan kaus sebagai upaya kampanye tiga periode seperti terdapat dalam unggahan Twitter itu merupakan kabar bohong atau hoaks.
Mengutip penelusuran yang dilakukan Antara, lima detik pertama yang ditampilkan dalam video di Twitter itu merupakan kampanye Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden 2019.
Baca Juga: Viral Joget Sensual Remaja Sukabumi di Tengah Keramaian, Publik Dibuat Geram: Krisis Akhlak dan Adab
Tampilan serupa dengan kegiatan Jokowi membagi-bagikan kaus itu dapat dilihat dari berita video milik SCTV yang terdapat di YouTube.
Berita video itu melaporkan Jokowi membagikan kaus di Banyumas, Jawa Tengah saat menuju lokasi kampanye terbuka di GOR Satria Purwokerto.
Sementara, gambar yang menampilkan kaus dengan tulisan "We Love Presiden Jokowi 3 Periode" adalah foto bukti kaos yang diamankan Polres Ende, Nusa Tenggara Timur dari Ketua Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) cabang Ende, Hermanus Gete.
Kaos-kaos itu telah diamankan Satuan Intelkam Polres Ende pada 28 Mei 2022 sebelum kedatangan Presiden Jokowi ke Ende pada 31 Mei 2022.
Presiden Joko Widodo, pada 30 Maret 2022, kembali menegaskan tidak ada niat untuk memperpanjang masa jabatannya sebagai Presiden RI.
"Yang namanya keinginan masyarakat, yang namanya teriakan-teriakan seperti itu sudah sering saya dengar. Tetapi yang jelas, konstitusi kita sudah jelas. Kita harus taat, harus patuh terhadap konstitusi, ya," ujar Presiden Jokowi melansir Antara.
Berita Terkait
-
Viral Joget Sensual Remaja Sukabumi di Tengah Keramaian, Publik Dibuat Geram: Krisis Akhlak dan Adab
-
Rifda Irfanaluthfi Peraih Emas SEA Games 2021 Curhat di Medsos: Masak Iya Pak, Saya Juga yang Beli Alatnya
-
Ada Kim Garam di Foto Grup LE SSERAFIM untuk Majalah Non-No, Netizen Geram
-
Kabar Jokowi Mau Reshuffle Kabinet Santer, NasDem Pasrah Jika Kadernya Dicopot
-
Waketum PKB: 15 Juni Rabu Pon, Biasanya Ada Reshuffle
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya
-
Bukan Sekadar Rumah Adat Dayak, Radakng Samilik Dibangun Rp1,5 Miliar, Ini Keunikannya
-
Dari Polemik 'Cium Lutut', Kekayaan Krisantus vs Dedi Mulyadi Jadi Sorotan, Terpaut Rp9 Miliar
-
Bibir Pecah-Pecah karena Panas Pontianak? Cara Ini Diam-Diam Jadi Andalan Banyak Orang