SuaraKalbar.id - Pembacokan terjadi di Sungai Selamat, Kecamatan Pontinak Utara. Peristiwa mengerikan itu dilakukan FT, seorang pria dengan usia 58 tahun.
Ia membacok satu keluarga. Di mana terdiri dari sepasang suami istri, 2 orang anak berusia 9 dan 7 tahun. Sebelum pembacokan, cekcok mulut terjadi antara FT. FT sendiri adalah paman dari mereka yang menjadi korban.
Pembacokan itu terjadi Kamis (16/6/2022) sore. Pelaku kesal lantaran dituding korban mencuri ayam milik korban. Sehingga pelaku gelap mata dan langsung membacok korban.
“Sekitar Kamis sore mendapat laporan dari warga terkait adanya laporan pembacokan yaitu empat korban suami istri dan 2 anak berusia 9 dan 7 tahun,” ujar Kapolsek Pontianak Utara AKP Suryadi, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Jumat (17/6/2022).
Mendapati laporan tersebut petugas langsung melakukan evakuasi para korban. Guna mendapatkan perawatan intensif.
“Kami bawa korban ke Yarsi, dari Yarsi dirujuk ke Antonius, untuk luka banyak di kepala menggunakan pisau dapur,” katanya.
Ia menjelaskan, antara tersangka dan korban tinggal di lingkungan yang sama. Menurut keterangan tersangka, dirinya nekat melakukan hal tersebut karena dendam lama.
”Dendam lama dan selalu dituduh sehingga pelaku nekat melakukan hal tersebut,” katanya.
Ia mengatakan usai melakukan perbuatan tersebut, tersangka langsung masuk ke dalam rumahnya.
”Setelah melakukan hal tersebut langsung bersembunyi di kamar rumah nya,” jelasnya.
Kini FT pun sedang menjalani pemeriksaan petugas kepolisian guna mendapat informasi lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak