Seorang warga dari Dusun Lomur Desa Kenaman Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat menemukan serpihan Roket Long March 5B kedua dengan bentuk kepingan logam saat sedang berburu.
Benda tersebut memiliki ukuran kurang lebih 2x0,5 meter.
“Sekitar pukul 16.00 WIB, Polsek Sekayam menerima laporan yang langsung di tindaklanjuti ke lokasi, bahwa ada benda asing didapati warga Lomur atas nama Jhon saat berburu di hutan pada hari Minggu kemarin,” ujar Ruslan Abdul Gani, Senin (1/8/2022).
Ia mengatakan karena mendengar kabar bahwa ada temuan benda asing yang hampir mirip dengan yang dia temukan, maka yang bersangkutan melaporkan dan menyerahkan serpihan tersebut ke Mapolsek Sekayam.
Disampaikan Ruslan, lokasi ditemukan kepingan benda asing berpola segitiga tersebut di hutan daerah Dusun Lomur Desa Kenaman Kecamatan Sekayam atau di perkirakan belasan kilometer dari penemuan barang serupa di Desa Pengadang Sekayam.
“Sementara saat ini untuk benda asing yang di temukan warga Dusun Lomur Sekayam tersebut di amankan di Mapolsek Sekayam, guna indentifikasi selanjutnya oleh pihak yang berwenang,” kata Ruslan.
Beruntung, dua serpihan yang jatuh di Kalimantan Barat tidak menimbulkan korban jiwa atau pun materiil karena secara kebetulan jatuh di kebun dan hutan.
Jatuhnya Roket Long March 5B ke Bumi Menuai Kritik Komunitas Antariksa
Skenario jatuhnya Long March 5B kali ini memang terbilang kontroversial dan unik, mengingat potensi cedera dan kerusakan yang ditimbulkannya.
Baca Juga: 7 Fakta Puing-Puing Roket China Jatuh dan Ditemukan di Kalimantan
Akibatnya, tidak sedikit komunitas antariksa mengkritik pejabat luar angkasa China karena membiarkan inti Long March 5B menjadi bongkahan besar sampah antariksa.
"Seharusnya ada bahan bakar yang tersisa di roket tersebut agar bisa masuk kembali dengan terkontrol," kritik Darren McKnight, teknisi senior di perusahaan pelacakan LeoLabs yang berbasis di California
Tag
Berita Terkait
-
7 Fakta Puing-Puing Roket China Jatuh dan Ditemukan di Kalimantan
-
Serpihan Roket yang Jatuh di Bumi Kalimantan Ternyata Milik China
-
Puing-Puing Roket China Jatuh, Ditemukan di Kalimantan
-
Warga Sekayam Kembali Temukan Benda Asing Diduga Serpihan Roket China
-
Viral Video Penampakan Sampah Antariksa Cina Lewati Langit Lampung, Publik: Indonesia Masih Urusin Sampah Bansos
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian