SuaraKalbar.id - Salah satu dusun di Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur berubah mencekam setelah sekelompok orang tidak dikenal melakukan perusakan sejumlah rumah dan membakar puluhan kendaraan warga.
Aparat Kepolisian Resor Jember saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut.
"Sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sehingga kami akan tuntaskan penyelidikan itu," ujar Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo saat dikonfirmasi per telepon di Jember, Kamis.
Beberapa rumah dan kendaraan warga di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember dirusak dengan cara dibakar oleh sekelompok orang tidak dikenal sebanyak tiga kali berurut-turut yakni pada 3 Juli 2022, 30 Juli 2022, dan terakhir pada 3 Agustus 2022.
Tidak hanya rumah dan kendaraan yang rusak, satu unit gedung sekolah mengalami rusak ringan, dua unit poskamling rusak ringan, satu genset rusak berat, bahkan harta warga setempat sebesar Rp100 juta juga dijarah sekelompok orang tidak dikenal tersebut.
"Kami sebenarnya sudah menurunkan satu pleton aparat kepolisian untuk berjaga di sana, namun sekelompok orang yang tidak dikenal itu menyerang kembali di lokasi lain yang tidak dijaga," katanya.
Aparat kepolisian dikabarkan melakukan penjagaan di Dusun Baban Timur, namun sekelompok orang tidak dikenal menyerang salah satu rumah warga dan membakar kendaraan warga setempat di Dusun Dampikrejo, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo pada Rabu (3/8) malam.
"Hari ini, saya bersama Dandim 0824 akan ke lokasi untuk meredam situasi agar suasana tetap kondusif," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Sempolan AKP Suhartanto mengungkapkan insiden tersebut berawal dari kasus penganiayaan yang dilakukan oleh warga Desa Mulyorejo kepada korban yang merupakan warga Kalibaru, Banyuwangi.
"Aparat kepolisian sudah menahan pelaku penganiayaan, namun korban bersama rekan-rekannya tidak terima, sehingga melakukan penyerangan ke Dusun Baban Timur hingga menyebabkan kerusakan rumah dan kendaraan," ujarnya.
Menurutnya perusakan rumah dan pembakaran kendaraan di wilayah perbatasan Kabupaten Jember-Kabupaten Banyuwangi itu terjadi di dua dusun yakni Dusun Baban Timur dan Dusun Dampikrejo.
Hasil pendataan sementara yakni tujuh rumah warga rusak, tiga mobil dan 25 unit sepeda motor dibakar, satu mobil dan satu truk dirusak, satu genset rusak berat, dua poskamling rusak ringan, dan satu gedung sekolah juga rusak ringan.
Tidak hanya itu, hasil pendataan yang dilakukan aparat kepolisian berdasarkan pengakuan sejumlah korban yang rumahnya rusak yakni total harta mereka sebanyak Rp265 juta hilang. (Antara)
Berita Terkait
-
TMMIN Nilai Pasar Mobil Indonesia 2026 Belum Jelas
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
-
Penjualan Sepeda Motor di Luar Pulau Jawa Jadi Penyelamat Industri Otomotif Nasional
-
Sony dan Honda Pamer SUV Listrik Afeela di CES 2026: Desain Sporty, Bisa Main PS5
-
5 Motor Yamaha Paling Irit BBM, Cocok untuk Harian dan Dompet Aman
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Heboh! Pelajar SMP Diduga Pesta Narkoba di Ruang Kelas Sekolah
-
Banjir Rob Kalimantan Barat Picu Ancaman Hewan Liar Masuk Permukiman, Warga Diminta Waspada
-
TPS Sampah Parit Ngabe Dipindahkan, Dinilai Cemari Lingkungan
-
Penggeledahan KSOP Ketapang Berlanjut, Kejati Kalbar Dalami Dugaan Korupsi Ekspor Bauksit
-
Waspada Superflu, Masyarakat Sambas Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan