SuaraKalbar.id - Baru-baru ini di sosial media viral tangkapan layar percakapan permintaan tak senonoh yang dilakukan oleh seorang customer kepada driver ojek online atau ojol yang berlokasi di Cikampek, Karawang, Jawa Barat pada pukul 01.00 WIB dini hari (13/09/22).
Lewat cuitan yang dibagikan oleh akun Twitter @txtdarisisange, terlihat sang pemilik akun membagikan tangkapan layar tersebut usai menerima laporan dari seorang driver.
Dalam cuitan tersebut, sang driver menceritakan sedikit kronologi awal mula ajakan tak senonoh tersebut bisa dialaminya saat tengah menunggu orderan penumpang.
"Saya driver g*jek dapat customer yang kayak gini haha," tulis sang driver.
Pada tangkapan layar tersebut, awal mula customer tersebut memesan orderan jasa ojek online namun bukannya meminta sang driver segera menjemput dan pergi ke lokasi yang di tuju, customer tersebut malah memberikan penawaran yang cukup mengejutkan kepada sang driver.
Diketahui ternyata merupakan seorang pria dari username dari aplikasi saat memesan orderan, customer itu tampak menawarkan sejumlah uang agar dirinya dapat melakukan hal tak senonoh kepada driver tersebut.
"Halo a, jangan dulu ke sini. Saya mau nanya dulu. Aa bisa temenin saya gak ya? Saya sep*ng aa nanti saya bayar Rp 50 ribu deh," tawar customer tersebut.
Mendapati tawaran tersebut, terlihat sang driver cukup terkejut dan berusaha menolak ajakan itu dengan sopan.
Tak menyerah, customer tersebut terus memberikan penawaran dengan menaikan harga agar sang driver mau menerima ajakannya.
Baca Juga: Mobil Harga Miliaran Rupiah Buang Sampah Sembarangan, Tuai Hujatan Warganet
"Nanti saya bisa bayar Rp 100 ribu. Bentar aja kok a. Kenapa? Bentar aja, sekali," rengek sang customer.
Sang driver mengungkapkan customer tersebut terus menaikan harga hingga berkali lipat, namun karena tak kuasa setelah di tolak berulang kali, sang driver akhirnya memutuskan untuk membatalkan orderan sepihak.
"Sampai dia nawarin Rp 300 ribu min. Gak saya screenshot keburu saya cancel tuh orderan," tulis sang driver.
Unggahan tersebut lantas ramai menarik perhatian publik, tak sedikit netizen mengecam aksi tak senonoh dan menyimpang sang customer.
"customer yang bejat kayak gitu bisa dilaporin gak sih? Biar akunnya di suspen, masa cuma driver doang yang bisa dilaporin dan disuspen," tulis @cin****
"Ini orang-orang kek gini nih pada punya moral gak sih? Lo teriak-teriak pengakuan hak atas LGBT tapi kalo perilaku lo mencerminkan kelakuan setan ya gimana masyarakat mau terbuka," marah @gat****
Tag
Berita Terkait
-
Mobil Harga Miliaran Rupiah Buang Sampah Sembarangan, Tuai Hujatan Warganet
-
Korban Belum Lapor, Polisi Selidiki Upaya Penjambretan Tas Hijaber di Jakarta Barat
-
Sejumlah Warga Kutamekar Karawang Keracunan Diduga Hirup Kebocoran Gas Klorin, Rumah Sakit Beberkan Kondisinya Terkini
-
Dedikasikan Ibadah Umrah untuk Doakan Ratu Elizabeth II, Jemaah Berakhir Diringkus Polisi Arab
-
Sepupu Berperangai Jorok Seenak Sendiri, saat Ditegur Malah Ngeyel sampai Playing Victim, Publik Ikut Gemes!
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah