SuaraKalbar.id - Markus, seorang warga Dusun Belian Permai, Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat, menjadi korban penipuan online.
Markus kehilangan uang hingga Rp 20 Juta lebih usai membuka link palsu yang diberikan melalui pesan WhatsApp oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
“Pada Minggu tanggal (18/9/2022) sekitar pukul 15.00 WIB, saya mendapatkan pesan WhatsApps (WA) yang mengatasnamakan Bank BRImo,” ujar Markus melansi suara Kalbar.co.id jejaring suara.com, Selasa (20/9/2022).
Pesan tersebut berisi tentang penawaran kenaikan tarif transaksi.
Dalam penawaran kenaikan tarif transaksi tersebut, dirinya dengan tegas menjawab tidak setuju kemudian diarahkan untuk mengisi link yang dikirim mereka (https://konfirmasi-tarif-transfer.online/version-test).
“Saya klik link tersebut dan mengarah untuk login ke aplikasi BRImo, seperti biasa untuk log in saya masukan user name dan password tanpa ada rasa curiga. Setelah itu tidak ada petunjuk lain langsung saya tutup aplikasinya,” katanya.
Tak lama kemudian, dirinya ingin menggunakan transaksi menggunakan aplikasi BRImo. Alangkah terkejutnya, setelah log in saldo dalam rekeningnya mendadak hilang.
“Saya terkejut karena saat saya cek saldo sudah berkurang Rp 20.572.282. Padahal sebelumnya saya tidak pernah lakukan transaksi,” katanya.
Mendapati uangnya raib, Ia pun langsung bergegas ke Bank BRI Cabang Melawi untuk melaporkan dan mengecek hal tersebut.
Baca Juga: Kurangi Emisi Karbon,BRI Mulai Gunakan Kendaraan Listrik
“Mereka cek (pihak bank BRI-red) ternyata ada terjadi transaksi uang keluar pada tanggal (18/9/2022) pukul 15.32 hingga (19/9/2022) pukul 01.08 WIB dengan total sebesar Rp 20.572.282,” katanya.
Dari penjelasan petugas BRI Cabang Melawi, bahwa kehilangan uang tersebut dikarenakan mengisikan link palsu yang sebelumnya disebutkan. Link palsu tersbeut menyebabkan terjadinya kebocoran data dan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil uang dari rekening.
Atas peristiwa tersebut dirinyapun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian resort Melawi dan berharap pelaku bisa segera terungkap.
“Saya telah membuat laporan kepolisian dengan Tanda Bukti Laporan Pengaduan Nomor : TBL/162/IX/2022/Res Melawi tertanggal 20 September/2022,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Kurangi Emisi Karbon,BRI Mulai Gunakan Kendaraan Listrik
-
Punya Banyak Lapangan Bagus Jadi Alasan Barito Putera TC di Training Ground Safin Pati Sports School
-
Jeda BRI Liga 1 Dimanfaatkan PSIS Semarang Benahi Kondisi Fisik Pemain
-
Cara Nonton Bola Online di Vidio untuk Dapatkan Link Live Streaming BRI Liga 1 dan Liga Inggris
-
Heboh Kebakaran Melanda Kantor Balitbang Kalbar Merembet ke arah SPBU Kota Baru
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Promo Indomaret Akhir Pekan, Harga Mulai Rp8 Ribuan untuk Kebutuhan Harian
-
Dari Open Dumping ke Sanitary Landfill, Benarkah Masalah Sampah di Pontianak Sudah Selesai?
-
Saat Warga Kalbar Berbondong ke Emas, Benarkah Tabungan Biasa Mulai Ditinggalkan?
-
Rp170 Miliar Uang Negara Kasus Bauksit Diselamatkan, Tapi Kejati Kalbar Belum Tetapkan Tersangka
-
Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus