SuaraKalbar.id - Baru-baru ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan uji coba penggunaan face recognition atau sistem pengenalan wajah saat akan melakukan boarding penumpang di sejumlah stasiun kereta.
Lewat unggahan yang dibagikan oleh akun Twitter @KAI121, PT KAI dengan bangga memamerkan video penggunaan face recognition yang cukup canggih.
Dalam video yang dibagikan, terlihat penggunaan sistem tersebut cukup mudah yaitu dengan cara penumpang hanya perlu berdiri di depan kamera dan pintu gate keberangkatan akan langsung terbuka tanpa perlu mempersiapkan surat-surat yang harus diperiksa lagi oleh petugas.
Tak hanya itu, sistem face recognition yang digunakan oleh PT KAI tersebut bahkan bisa mengenali wajah penumpang meskipun dalam keadaan menggunakan masker.
PT KAI menjelaskan penggunaan face recognition tersebut dapat digunakan bagi setiap penumpang yang telah mendaftarkan diri di beberapa tempat yang disediakan untuk merekam data e-KTP dan sidik jari.
“Kalian harus mendaftarkan diri terlebih dahulu di customer service, vending machine, atau mesin check in counter yang telah di lengkapi dengan e-KTP reader,” ucap PT KAI dalam video.
Kabar tersebut lantas menarik perhatian publik, tak sedikit netizen dibuat ragu dengan keamanan data dari sistem face recognition karena takut terjadinya kebocoran apalagi dinilai sangat canggih hingga mampu mengenali wajah saat menggunakan masker.
“Keren sih, tapi data kita bakalan aman ga nih @KAI121?” tanya @fre***
“Ga perlu lagi nyiapin KTP di depan boarding tuh mantep sih, cuma ini beneran pake masker bisa ke recognize? Hmm,” ragu @ich***
“Canggih, face recognitionnya bisa mengenali wajah yang pakai masker. AI-nya ngeri ini sih,” tambah @rez***
Meskipun demikian, pihak PT KAI tampak mencoba menjawab keraguan para netizen dengan menyebutkan bahwa face recognition memang dapat mengenali wajah ketika menggunakan masker dan dengan pencahayaan tertentu, selain itu data para penumpang dianggap akan aman dan hanya diperuntukan untuk kepentingan boarding saja.
“Data penumpang aman dan hanya dipergunakan untuk kepentingan boarding ya Kak. KAI juga mengimplementasikan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dan telah memiliki sertifikat ISO 27001,” balas PT KAI.
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Aksi Damkar Evakuasi Ular Erami Telur di Dalam Rumah Bikin Heboh, Warganet: Saking Rajinnya Bersih-Bersih
-
Makan Es Krim Sampai Hampir Habis Ternyata Bonus Cicak, yang Nonton Ikut Trauma
-
Ada Penampakan Aneh di Cilok Kuah Ini, Warganet Curiga Bulu Sapi hingga Tikus
-
Lima Fakta Kirmir di TPU Sirnaraga Bandung Ambrol hingga Jenazah Nyaris Hanyut
-
Viral Video Pegawai Minimarket Tampar Emak-emak yang Mencuri, Malah Panen Kecaman
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
BRI Peduli Nyepi 2026: 2 Desa di Bali Terima 2.000 Paket Sembako
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
-
Lonjakan Perdagangan Ternak di Pasar Hewan Aceh Besar Jelang Tradisi Meugang Lebaran 2026
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah