SuaraKalbar.id - Gedung Khatulistiwa Plaza (KP) Pontianak, Kalimantan Barat, rencananya akan dikosongkan sehingga kontrak para pedagang di tempat tersebut tidak lagi diperpanjang.
Terkait hal tersebut, sejumlah pedagang di Khatulistiwa Plaza menggelar aksi unjuk rasa menolak pada Sabtu (8/10/2022) siang.
Para pedagang di lokasi tersebut menyatakan enggan angkat kaki dari Khatulistiwa Plaza.
Menurut Perwakilan Pedagang yang sudah 17 tahun membuka usaha di KP, Frans, pengelola telah mengeluarkan surat pemutusan kontrak secara sepihak.
Frans mengungkapkan bahwa pengelola tidak memberikan alasan apapun tentang perpanjangan kontrak ruko/kios di KP.
"Kami tidak tau alasan apa, kemarin kami dapat surat, selesai kontrak kami harus keluar dan angkat kaki dari sini, kami tidak tau alasannya apa, padahal kami di sini masih bisa mencari makan" katanya dikutip dari akun instagram @kalbar_info yang mengunggah video unjuk rasa itu pada Minggu (9/10/2022).
Frans pun mengaku kebingungan jika kontrak para pedagang tidak bisa diperpanjang, dirinya bersama ribuan orang lain yang menggantungkan hidup di KP harus mencari nafkah kemana lagi.
"kemana kami mencari makan, management tidak memberikan alasan apapun. Jumlah pedagang disini ada ratusan, belum lagi karyawannya, jumlah yang menggantungkan hidup disini ribuan orang, kalau kontrak seluruh pedagang tidak diperpanjang pastinya akan banyak pengangguran,"katanya
Menurut Frans, selama ini omset dari pada pedagang stabil, dan selalu mampu membayar sewa ruko/kios. Oleh sebab itu dirinya bersama para pedagang pun heran terkait tidak diperpanjang kontrak sewa.
Baca Juga: Pedagang Minta Pemerintah Buat Kebijakan yang Adil Terkait Digitalisasi Pasar
Pihaknya berharap management dapat memberikan alasan terkait tidak memperpanjang kontrak ruko/kios, dan berharap sewa dapat terus diberikan.
Sementara itu, para netizen yang mengetahui kabar tersebut menyayngkan jika KP hendak ditutup dan dikosongkan.
"Jang tutup lah mau belanje baju kemane dsni lengkap suke kite belanje sni ney.....pliss jng tutup ...." ujar @uli***
"Beli ap bang baju ke celane ke.. Dak ad agik suare itu agik klu di tutop.." kata @okt***
Berita Terkait
-
Pedagang Minta Pemerintah Buat Kebijakan yang Adil Terkait Digitalisasi Pasar
-
Emisi Gas Rumah Kaca Jadi Tantangan, Startup Ini Tawarkan Akses Pasar Karbon Lewat Teknologi
-
Siap-Siap, 10 Proposal Bisnis Terbaik Program Pasar Lokal Suara UMKM Segera Diumumkan!
-
Gubernur Ganjar Kunjungi Pasar Sentral Mamuju dan Mengajak Gibran Sarapan
-
Tak Diberi Uang Usai Kalah di Pasar Saham, Anak dan Menantu Aniaya Orangtua hingga Tewas
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah