SuaraKalbar.id - Sebauh kapal terbalik saat banjir besar melanda daerah Ogbaru di Negara Bagian Anambra, Nigeria, pada Jumat.
Saat itu, pejabat setempat mengatakan sedikitnya 10 orang tewas dan 60 orang lainnya hilang dalam insiden.
Namun begitu, pada hari Minggu (9/10/2022), Presiden Muhammadu Buhari mengatakan bahwa korban tewas dalam insiden tersebut bertambah menjadi 76 orang.
Melalui unggahan di Twitter, Minggu, Presiden Buhari mengungkapkan otoritas cepat tanggap telah mengonfirmasi jumlah korban tewas yang lebih tinggi.
Dirinya mengatakan, saat ini otoritas terkait sedang berupaya menyelamatkan atau mencari penumpang yang hilang.
Presiden juga langsung menginstruksikan badan-badan terkait untuk memeriksa protokol keselamatan guna mengantisipasi kecelakaan ke depannya.
Sementara itu, Kepala Badan Manajemen Darurat Anambra mengatakan 15 orang berhasil diselamatkan pada Sabtu malam (8/10).
Anambra termasuk di antara 29 dari 36 negara bagian Nigeria yang mengalami banjir besar sepanjang tahun ini. Banjir telah menyapu rumah-rumah warga, tanaman serta jalanan dan berdampak pada sedikitnya setengah juta orang.
Warga setempat Afam Ogem menceritakan, karena banjir telah merusak jalan utama yang menghubungkan delapan komunitas ke daerah lain, beberapa warga harus bepergian menggunakan perahu.
Baca Juga: Rumah Warga di Bojongsari dan Sawangan Depok Disapu Angin Puting Beliung
Menurutnya, kapal tersebut hasil buatan lokal dan memiliki kapasitas lebih dari 100 orang. Ia juga menuturkan bahwa mesin kapal mengalami kerusakan dan tergulung ombak tak lama setelah dioperasikan. (Reuters/Antara)
Berita Terkait
-
Rumah Warga di Bojongsari dan Sawangan Depok Disapu Angin Puting Beliung
-
Waspada! BMKG Sebut Seminggu ke Depan Akan Terjadi Cuaca Ekstrem
-
Banjir Sudah Sedada, Bayi di Bidara Cina Diajak Main saat Dievakuasi Petugas Damkar: Enak Ya Dek Berenang
-
Antisipasi Banjir Akibat Cuaca Ekstrem, Anies: Semua Pompa Disiagakan
-
Banjir Kebon Pala Perlahan Surut, Warga Mulai Kembali ke Rumah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah