SuaraKalbar.id - Viral video satu keluarga petani menangis histeris pasrah melihat tanaman diduga jagung milik mereka dihancurkan oleh sejumlah karyawan Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN IV yang melakukan aksi pembersihan lahan areal HGU Kebun Bah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bahjambi Kabupaten Simalungun.
Lewat video yang dibagikan oleh akun Twitter @regar_0p0sisi, terlihat seorang petani sambil mengendong anaknya serta sang istri yang berada disampingnya tampak menangis histeris pasrah melihat tanaman mereka dihancurkan.
“Mereka tidak punya hati. Anak-anak kami sudah menangis menjerit-jerit daritadi. Tolong pak Jokowi perhatikan kami rakyatmu, rakyat kecil,” ujar petani tersebut merekam dirinya.
Dalam video tersebut juga terekam jelas SPBUN PTPN tanpa ragu-ragu menghancurkan tanaman para petani yang sudah tampak tumbuh subur dan tinggi dengan sejumlah alat bantu yang telah mereka bawa.
Pada kolom komentar, akun @boed_mr menyebutkan bahwa lahan tersebut merupakan lahan kosong milik PTPN hingga akhirnya dimanfaatkan oleh warga 147 KK setempat untuk berkebun. PTPN yang tak terima akan hal tersebut lantas menghancurkan tanaman-tanaman tersebut yang membuat sang pemilik akun menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh PTPN.
“Ada lahan kosong punya PTPN ditanami warga, ptpn marah sambil ngancuri tanaman...simple sebenarnya...kasi peringatan, bikin rambu rambu, kalo sudah terlanjur yah seharusnya tunggu sampe panen itupun kalo masih punya hati nurani...biasalah semua gara-gara kardus...,” tulis @boed_mr.
Unggahan tersebut lantas ramai dan menarik cukup banyak perhatian publik, bahkan terlihat pula Susi Pudjiastusi, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan turut mengomentari unggahan tersebut dengan menandai akun milik Presiden Joko Widodo dan Erick Thorir, Menteri BUMN.
“@jokowi @erickthorir,” tulis Susi tanpa memberikan komentar lain.
Selain itu, sejumlah netizen juga tampak meramaikan unggahan tersebut dengan berbagai komentar yang tampak menyayangkan aksi yang dilakukan oleh PTPN yang dinilai seharusnya dapat melakukan penghancuran usai para petani selesai melakukan panen.
“Kalau PTPN artinya Negara, kenapa ada kelompok yang merusak tanaman 147 KK tersebut, karena 147 KK itu hanya kelola di lahan tersebut tanpa hak/ ijin, seharusnya jangan dirusak juga lah tapi biarkan dipanen setelah itu silahkan di ambil kembali,” tulis @she***
“Memang tak punya hati. Kalaupun itu tanah negara,harusnya tunggulah sampai panen. Kalian tak pernah merasakan bagaimana rasanya tak punya beras,” ketik @bud***
“Harusnya pemerintah desa camat atau polsek dan koramil di wilayah itu bisa jadi penengah kalau pun yang menanam salah tapi gak seperti itu cara menyelesaikannya,” tambah @pan***
Kontributor: Maria
Tag
Berita Terkait
-
Diisukan Ditangkap Terkait Narkoba, Kapolda Jatim Tak Tampak saat Pati Polri Dipanggil Jokowi di Istana
-
Gagal Panen Akibat Lahan Terendam Banjir, Petani Melon di Kulon Progo Rugi Puluhan Juta
-
Kabar Berhembus Kapolda Jatim Irjen Teddy Minahasa Ditangkap, Benar atau Tidak?
-
Ramai Isu Reshuffle Menteri NasDem, Demokrat: Demokrasi Jadi Makin Bobrok
-
CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Akhirnya Tunjukkan Ijazah Asli demi Tepis Isu Ijazah Palsu?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite