SuaraKalbar.id - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengutuki dugaan penyekapan dan penyiksaan yang dialami seorang asisten rumah tangga (ART) di Kabupaten Bandung Barat sebagai perbuatan yang biadab.
“Sungguh biadab majikan yang menyekap dan menyiksa ART seperti itu. Mereka (ART) itu juga manusia yang memiliki hak yang sama, tidak ada bedanya,” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Senin (31/10/2022).
Dirinya pun meminta Polri dan aparat penegak hukum lainnya memberikan akses keadilan bagi ART tersebut.
“Hasil visum sudah menjadi bukti kuat adanya dugaan tindak kekerasan. Polisi dan aparat penegak hukum lainnya memberikan akses keadilan untuk korban,” kata Sahroni.
Sahroni mendesak Polisi dan aparat penegak hukum lainnya memberi perhatian khusus pada kasus tersebut.
Menurut dia, selain memberikan perawatan medis, korban harus mendapat akses hukum yang layak dan bebas dari tekanan pihak-pihak luar.
Sahroni mengutuk perbuatan majikan ART yang diduga melakukan penyekapan dan tindak kekerasan. Karena itu Sahroni meminta penegak hukum memberikan hukuman yang setimpal atas perbuatan majikan tersebut.
Sebelumnya, seorang ART berinisial R (29) diduga disekap dan disiksa majikannya yaitu J (29) dan L (28) hingga mengalami luka parah di sekujur tubuhnya.
Kondisi itu berdasarkan hasil visum setelah korban dievakuasi warga dibantu polisi dan TNI dari rumah majikannya di Perumahan Bukit Permata, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. (Antara)
Berita Terkait
-
Teka-teki Anak Bungsu Putri Candrawathi Terbongkar dari Pengakuan Eks Ajudan, Susi Ikut Cabut Kesaksian
-
Panik Saat Terdengar Letusan Tembakan, Kodir ART Ferdy Sambo Ngaku Diperintah Bersihkan Darah Yosua
-
Terancam 7 Tahun Penjara, Lipstik Tebal dan Merah Susi Malah Jadi Sorotan Warganet
-
Diduga Berikan Kesaksian Palsu, Pengacara Bharada E Minta ART Ferdy Sambo Dihukum 7 Tahun Penjara
-
4 Fakta PRT yang Disekap dan Disiksa di Bandung Barat, Sempat Tidak Mengakui Luka di Tubuhnya
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade