SuaraKalbar.id - Banjir di beberapa bagian wilayah Kecamatan Embaloh Hulu, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat tak hanya menggenangi permukiman namun juga sejumlah lahan pertanian warga.
Akibatnya, sejumlah petani di daerah tersebut terancam gagal panen.
"Rumah warga dan lahan pertanian terendam khususnya tanaman padi, dengan kondisi seperti ini kami terancam gagal panen," kata Kepala Desa Ulak Aloysius Sukarno di Putussibau pada Rabu (1/2/2023) pagi.
Bencana banjir di daerah tersebut terjadi sejak Selasa pagi (31/1). Banjir menimbulkan genangan air rata-rata 30 centimeter hingga 1,5 meter, di dataran rendah wilayah Desa Ulak Pauk, Kecamatan Embaloh Hulu.
Sukarno mengungkapkan, sebagian warga yang rumahnya terendam banjir terpaksa mengungsi ke rumah kerabat.
"Saya semalam juga mengungsi, di dalam rumah (tinggi genangan) air sekitar 80 cm," ungkapnya.
Hingga saat ini dirinya belum bisa menyebutkan secara terperinci jumlah rumah dan luas lahan pertanian yang terdampak banjir.
Sukarno juga belum dapat memastikan jumlah warga yang mengungsi akibat banjir di wilayahnya.
"Hingga saat ini kami masih melakukan pendataan," ujarnya. (Antara)
Baca Juga: Potensi Banjir, 9 Daerah di Kaltim Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rabu dan Kamis Ini
Berita Terkait
-
Potensi Banjir, 9 Daerah di Kaltim Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Rabu dan Kamis Ini
-
Serius Jaga Lahan Sawah, Pemkab Purwakarta Lakukan Ini
-
Kementerian PUPR Akan Pasang Early Warning System di Bendungan Kuwil Kawangkoan
-
Dekan Fakultas Pertanian Unila Akui Terima Titipan Calon Mahasiswa dari PNS hingga Anggota DPR
-
Musim Banjir Rob, Banyak Ular dan Biawak Berkeliaran di Sekitar Rumah Warga Bintan dan Tanjungpinang
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Emas, Aktivasi 50 Nasabah Raih 1 Gram
-
Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG