SuaraKalbar.id - Viral di media sosial sebuah video detik-detik Kepala Rutan Kelas II A Pontianak, Raja M Ismael Novadiansyah melakukan pemukulan terhadap petugas lapas.
Dalam video yang beredar Karutan beberapa kali melayangkan pukulan ke arah wajah Polsuspas bernama Reisha.
Peristiwa tersebut terjadi di depan pintu masuk Rutan pada Kamis (11/5/2023) sekitar pukul 01.00 WIB.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalbar, Pria Wibawa mengungkapkan bahwa kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman semata.
"Tidak ada penganiayaan dan tidak ada permasalahan hanya kesalah pahaman, dan sudah diselesaikan keduanya," kata Pria Wibawa seperti dikutip dari Sanggau Suarakalbar.co.id jejaring suara.com, Jumat.
Pria Wibawa menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari Karutan yang kembali dari rumah sakit Antonius Pontianak untuk menjaga rekan kerjanya yang mengalami kecelakaan.
Karutan menjaga rekannya di rumah sakit sejak Rabu pagi dan kembali lagi ke Rutan pada Kamis dini hari untuk melakukan pengecekan.
Saat tiba di rutan, Karutan pun memencet bel agar dibukakan pintu. Namun begitu petugas yang sedang berjaga tak kunjung keluar dalam beberapa waktu.
Karena lama membukakan pintu, Karutan pun menanyakan terkait SOP, kemudian terjadilah kesalah pahaman tersebut.
Baca Juga: Bisnis Solar Ilegal, Seorang Lelaki asal Siantan Hulu Pontianak Terancam 6 Tahun Penjara
"Apa yang terjadi di luar kontrol dan di luar dugaan, tidak ada niat Karutan melakukan itu," kata Pria Wibawa menjelaskan.
Pria Wibawa menegaskan bahwa saat ini keduanya telah berdamai. Dirinya juga mengatakan bahwa peristiwa tersebut bukanlah penganiayaan, melainkan bagian dari pembinaan.
"Mereka juga tidak ada masalah lagi, mereka damai," kata Pria Wibawa.
Berita Terkait
-
Bisnis Solar Ilegal, Seorang Lelaki asal Siantan Hulu Pontianak Terancam 6 Tahun Penjara
-
Guru ASN Viral Pangandaran Husein Ali Minta Sekolah Lamanya Dirangkul dan di Lindungi, Mengapa Ya?
-
Viral Video Pedagang di Gedebage Todongkan Pisau, Begini Nasibnya di Tangan Polisi
-
Hadir di Pontianak, SATU University Hadirkan Jurusan Akuntansi dan Manajemen
-
Agus Suhela, Pengusaha Viral Karena Berangkatkan 1000 Warga Umroh Gratis ke Tanah Suci
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah