SuaraKalbar.id - Viral di media sosial, kasus pengerusakan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Tabungan Negara (Persero) yang berada di Jalan Arteri Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) Selasa (20/06/2023) pagi.
Meski mesin ATM nampak rusak dan penyok, Corporate Secretary Bank BTN Ramon Armando memastikan, tidak ada uang yang berhasil diambil dalam upaya pembobolan ATM BTN itu.
Ramon mengatakan, pihaknya bergerak cepat setelah mendapatkan laporan mengenai upaya pembobolan mesin ATM BTN yang berada di lingkungan Kampus Akademi Kebidana (Akbid) Panca Bhakti Pontianak itu.
"Kami melakukan pengecekan ke lokasi bersama vendor pengelolaan ATM, pihaknya langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Kemudian pihak Polsek Sungai Raya melakukan pemasangan police line dan melakukan olah TKP,” kata Ramon, melansir SUARAKALBAR.CO.ID, jaringan Suara.com, Rabu (21/6/2023).
Menurut Ramon, upaya pembobolan untuk mengambil uang di mesin ATM BTN tidak berhasil dilakukan karena setelah melakukan pengecekan melalui tim ATM Monitoring tidak ada uang yang hilang.
Dirinya memastikan bahwa uang yang ada di mesin ATM itu, jumlahnya sama dengan saldo yang tercatat di sistem.
“Pelaku hanya merusak mesin dan monitor namun tidak berhasil mengambil uang didalam ATM tersebut, sehingga uang tersebut masih aman,” tuturnya.
Sebelumnya, Polisi telah melakukan penyelidikan serius atas pembobolan Unit Mesin ATM milik Bank BTN yang berlokasi di area STIKES Panca Bhakti Pontianak.
Kapolres Kubu Raya, AKBP Arief Hidayat, melalui AKP Hasiholan Saragih Kapolsek Sungai Raya mengatakan, info itu ia dapatkan atas laporan masyarakat yang hendak mengambil uang di ATM tersebut.
Baca Juga: Kepergok Warga Saat Curi Honda Beat, Maling Motor Di Jakpus Todongkan Senpi Dan Lepaskan Tembakan
“Sampai di TKP, mesin ATM milik Bank BTN sudah dalam keadaan rusak di bagian monitor dan dashboard pin password, kertas slip pun berserakan di lokasi mesin ATM,” ungkap Hasiholan dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa.
“Untuk mengetahui motif pelaku, saya langsung menghubungi Polres Kubu Raya untuk meminta bantuan Tim Inafis Polres Kubu Raya dalam melakukan investigasi," lanjutnya.
AKP Hasiholan mengungkapkan, diperkirakan pembobolan mesin ATM milik Bank BTN oleh pelaku, dilakukan pada dini hari, karena pada malam hari patroli KRYD (Kegiatan Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan) Polsek Sungai Raya tidak menemukan hal - hal yang mencurigakan.
“TKP ini adalah tempat lintasan patroli KRYD yang benar-benar kami fokuskan, mengingat kurangnya penerangan dan sering terjadi aksi pembegalan. Sangat mungkin kejadian ini dilakukan oleh pelaku di bawah jam 02.00 - 03.00 Wib, karena pada pagi harinya Kampus Stikes Pancha Bhakti sudah memulai aktivitasnya,“ papar Hasiholan.
Ia pun meminta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Kubu Raya, untuk menyerahkan penanganan kasus ini kepada kepolisian.
"Saat ini, Tim Inafis Polres Kubu Raya sudah mengumpulkan barang bukti untuk dilakukannya pengembangan terkait kasus pembobolan ATM milik Bank BTN,” tegas AKP Hasiholan Saragih.
Berita Terkait
-
Nekat Beraksi Lagi Walau Mukanya Dikenali, Maling Kotak Amal di Tambora Babak Belur Diamuk Warga
-
Lagi! Maling Berpeci di Palmerah Jakbar Makin Nekat, Gasak Motor Anak Kos Jam Setengah 6 Pagi
-
Dongkrak Market Share KPR Non Subsidi, BTN Resmikan Sales Center KPR
-
Hasilnya buat Pesta Miras, Kakak Beradik di Kalideres Kompak jadi Maling Motor
-
Ketahuan Hendak Maling, Seorang Pria di Plered Purwakarta Tewas Dibogem Warga
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
7 Lipstik Matte Tahan Lama: Pilihan Terbaik untuk Semua Warna Kulit dan Aktivitas Seharian
-
5 Pilihan Lipstik Terbaik Agar Tampilan Lebih Muda dan Elegan
-
Kue Batang Burok dan Tari Timang Banjar Resmi Jadi Warisan Budaya
-
Status Tersangka Curi Listrik dan Penyalahgunaan Bahan Peledak WN China Liu Xiaodong Tetap
-
Kenapa Parkir di Trotoar Masih Marak? Dishub Pontianak Gelar Razia Gabungan